Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Denny Sumargo Tertahan di Surabaya, Tak Bisa Pulang ke Jakarta gegara Erupsi Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenpar Imbau Warga Jauhi Pantai dan Pesisir

Minggu, 06 September 2026 - 14:18:00 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenpar Imbau Warga Jauhi Pantai dan Pesisir
Video amatir memperlihatkan Gunung Anak Krakatau. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idKementerian Pariwisata (Kemenpar) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang ditimbulkannya. Salah satu imbauan utama yang disampaikan adalah menjauhi kawasan pantai dan pesisir.

Imbauan tersebut disampaikan Kemenpar melalui unggahan Instagram, Minggu (6/9/2026) sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, terutama bagi masyarakat maupun wisatawan yang sedang atau akan melakukan perjalanan.

Kemenpar meminta masyarakat untuk menjauhi daerah pantai dan pesisir serta memperhatikan perkembangan kondisi di sekitar destinasi wisata sebelum melakukan aktivitas.

Selain menjauhi kawasan pesisir, masyarakat juga diimbau tidak keluar rumah apabila tidak mendesak. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat disarankan menggunakan masker atau kain basah untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Masyarakat juga diminta menutup jendela, pintu, dan ventilasi rumah agar abu vulkanik tidak masuk ke dalam ruangan.

Untuk membersihkan abu yang telah mengendap, masyarakat diimbau menggunakan air dan menghindari penyapuan secara kering. Cara tersebut penting untuk mencegah abu kembali beterbangan dan terhirup.

Wisatawan Diminta Cek Kondisi Destinasi

Kemenpar juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan wisata agar memeriksa kondisi destinasi dan operasional perjalanan sebelum berangkat.

Pembaruan informasi dapat diperoleh dari pengelola destinasi, pihak akomodasi, serta penyedia transportasi.

Perubahan kondisi penerbangan maupun pelayaran juga perlu diperhatikan karena dapat terjadi mengikuti perkembangan erupsi dan sebaran abu vulkanik.

Karena itu, masyarakat diminta mengikuti arahan pihak berwenang dan mengutamakan keselamatan selama melakukan perjalanan.

Selain itu, masyarakat diminta menjauhi area dalam radius minimal 5 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

Pantau Informasi Resmi

Kemenpar mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan BNPB guna mendapatkan perkembangan situasi secara real-time.

Masyarakat juga diminta menjaga kesehatan dan segera menuju fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan atau iritasi akibat paparan abu vulkanik.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, masyarakat disarankan menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, peralatan kebutuhan darurat, serta obat-obatan yang diperlukan.

Untuk kejadian bencana dan pertolongan darurat, masyarakat dapat menghubungi 117.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut