Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat
Advertisement . Scroll to see content

Gus Yahya : Kita Harus Tempuh Jalur di Luar Diplomasi Resmi untuk Bela Palestina

Selasa, 11 Januari 2022 - 16:17:00 WIB
Gus Yahya : Kita Harus Tempuh Jalur di Luar Diplomasi Resmi untuk Bela Palestina
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersama Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun. (Foto NU Online).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf ingin menempuh jalur di luar diplomasi resmi untuk membela rakyat Palestina. Sebab persoalan Palestina sudah sangat kompleks.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Gerakan Pembebasan Nasional Palestina, di kediaman Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun di Jakarta, pada Senin (10/1/2022).

"Kita harus berupaya di luar diplomasi resmi karena persoalan sudah sangat kompleks, sudah begitu lama, sehingga kalau hanya mengandalkan diplomasi resmi saja, tentu tidak akan cukup. Kita harus melakukan hal-hal yang di luar diplomasi resmi. Banyak hal di luar diplomasi fotmal dan tetap harus kita tempuh supaya kita tetap mencari jalan keluar,” ucap Gus Yahya dikutip dalam laman resmi NU Online, Selasa (11/1/2022).

Menurutnya, persatuan faksi politik di Palestina antara Hamas dan Fatah menjadi salah satu hal yang harus diperjuangkan ke depan. Gus Yahya menekankan, warga dunia harus meletakkan semua kepentingan-kepentingan subjektif dari masing-masing pihak dan fokus untuk berpikir soal nasib rakyat Palestina. 

“Ini bukan hanya untuk rakyat Palestina tetapi untuk seluruh umat manusia, karena kita harus bisa memahami bahwa nasib Palestina itu sebetulnya adalah nasib kemanusiaan,” ucap mantan Jubir Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Lebih lanjut, Gus Yahya mengatakan masalah rakyat Palestina telah menjadi noda kemanusiaan. Warga dunia harus sungguh-sungguh mencari solusi untuk memberikan masa depan yang layak bagi rakyat Palestina.

“NU selalu mendampingi rakyat Palestina. Kita ingin mencari jalan apa pun yang terjadi, sesempit apa pun untuk membuat terobosan-terobosan agar rakyat Palestina mendapat kesempatan untuk membangun masa depan,” ucapnya. 

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun meminta masyarakat dunia untuk berdiri teguh dalam melindungi rakyat Palestina, dari serangan yang dilakukan oleh Israel. 

"Kami menyerukan masyarakat internasional melindungi rakyat Palestina atas pendudukan kekuasaan terhadap harta benda maupun tanah rakyat Palestina. Saya tegaskan kembali rakyat Palestina akan tetap berada di tanahnya sendiri," ucapnya.

Dubes Zuhair juga menegaskan bahwa rakyat Palestina juga akan tetap memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan atas tanah. “Serta berdirinya negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya,” tutur dia.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut