Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berduka, Gus Yahya Serukan Warga NU Doa Bersama untuk Korban Bencana
Advertisement . Scroll to see content

Gus Yahya Ungkap Strategi NU Naik Kelas Hadapi Tantangan Global

Minggu, 30 November 2025 - 08:26:00 WIB
Gus Yahya Ungkap Strategi NU Naik Kelas Hadapi Tantangan Global
Ketua Umum PBNU Kh Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyiapkan peta jalan NU menjawab tantangan global. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idPBNU menyusun draf awal Road Map (Peta Jalan) Nahdlatul Ulama 2025–2050. Peta Jalan ini merupakan rancangan transformasi jangka panjang yang disiapkan untuk memastikan NU mampu merespons tantangan fundamental dalam dua dekade ke depan.

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menjelaskan, peta jalan tersebut merupakan hasil kerja sebuah tim khusus yang telah dibentuk sebelumnya. 

Draf awal memuat kerangka konseptual mengenai arah perubahan organisasi dan cara NU meningkatkan kualitas khidmah di tengah dinamika global.

“Transformasi Jam’iyyah NU diperlukan agar kita naik kelas dalam memberikan layanan dan kebermanfaatan. Tantangan-tantangan ke depan tidak sederhana, dan NU harus siap dengan agenda perubahan yang jelas,” ujar Gus Yahya di Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Menurutnya, penyusunan visi jangka panjang tersebut berangkat dari kesadaran bahwa dunia sedang memasuki fase peradaban baru. Perubahan sosial, teknologi, hingga pola interaksi masyarakat berlangsung semakin cepat dan berdampak langsung pada kehidupan umat.

“Kita menghadapi kondisi di mana perubahan besar menyentuh aspek-aspek mendasar kehidupan masyarakat. NU sebagai organisasi muslim terbesar dunia harus memiliki wawasan yang tajam dan idealisme yang kokoh dalam menyongsong peradaban baru itu,” ungkap Gus Yahya.

Visi utama dalam peta jalan NU 2025–2050 digambarkan sebagai upaya menjadikan NU sebagai jam’iyyah Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang mampu memimpin lahirnya peradaban baru berbasis akhlak, ilmu pengetahuan, teknologi, dan keadilan sosial.

“Road Map ini dirancang untuk menghasilkan jam’iyyah yang tak hanya mengikuti arus zaman, tetapi ikut memimpin dan membentuk arah peradaban atas dasar akhlakul karimah, ilmu, teknologi, dan keberpihakan pada keadilan sosial,” jelas Gus Yahya.

Gus Yahya juga menegaskan bahwa seluruh orientasi perubahan tersebut tetap berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai fondasi sekaligus moral kompas NU. 

“Pemikiran tersebut juga selaras dengan komitmen NU memperkuat peran dalam membangun dunia yang damai, inklusif, dan berkeadilan bagi semua,” katanya. 

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut