Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp183.000, Jadi Rp2.844.000 per Gram
Advertisement . Scroll to see content

Harga Emas Menggila, Pedagang Sarankan Beli Logam Mulia Bukan Perhiasan

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:30:00 WIB
Harga Emas Menggila, Pedagang Sarankan Beli Logam Mulia Bukan Perhiasan
Ilustrasi emas Antam (dok. Antam)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat tetap ramai membeli emas meski harganya telah menembus Rp3.168.000 per gram. Suki, pedagang emas di Pasar Emas Cikini, menyarankan masyarakat untuk lebih memilih membeli logam mulia dibandingkan perhiasan.

Menurutnya, logam mulia lebih tepat sebagai investasi untuk disimpan dalam jangka panjang.

"Kalau beli perhiasan ya cukup untuk dipakai saja, tetapi kalau untuk disimpan harusnya logam mulia, jangan yang perhiasan," ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Suki menjelaskan, emas khususnya logam mulia mampu menjaga nilainya dari tekanan inflasi dan kenaikan harga barang kebutuhan. Dia menyebut emas dan perak memiliki nilai yang relatif stabil sejak dahulu.

"Emas dari dulu sampai sekarang, bahkan dikatakan emas dan perak itu uangnya Tuhan," ujarnya.

Dia juga menyinggung kebijakan negara-negara besar seperti China dan Amerika Serikat yang menyimpan cadangan emas dalam jumlah besar. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk melindungi nilai mata uang yang diedarkan sekaligus memperkuat kekuatan ekonomi nasional.

"China, negara-negara Amerika kan cadanganya berton-ton itu. Ya, kenaikan itu karena mereka yang membeli dalam jumlah besar, supaya dia dapat melindungi uangnya itu yang diedarkan. Dan juga punya kekuatan ekonomi di dunia," kata Suki.

Diketahui, harga emas terus mencetak rekor baru. Per hari ini, harga emas dunia telah menembus level tertingginya di 5.598 dolar AS per troy ons dan harga emas dalam negeri yang dijual di Pegadaian dibanderol Rp3 jutaan per gram.

Terdapat sejumlah faktor yang mendorong kenaikan harga emas, mulai dari faktor eksternal yang berkaitan dengan kondisi geopolitik, hingga faktor internal yang berkaitan dengan tingginya permintaan masyarakat.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut