Harga Pangan Naik Serentak 1 September, Cabai hingga Beras Melonjak
JAKARTA, iNews.id - Harga sejumlah komoditas pangan strategis di pasar tradisional Indonesia bergerak naik pada Selasa (1/9/2026). Kenaikan terjadi pada bawang, beras, cabai, daging ayam, daging sapi, telur, gula pasir lokal, hingga minyak goreng.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 1 September 2026, harga bawang merah ukuran sedang naik 1,59 persen menjadi Rp38.450 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang juga meningkat 1,4 persen menjadi Rp39.750 per kilogram.
Pada komoditas beras, harga beras kualitas bawah I masih bertahan di Rp14.850 per kilogram. Beras kualitas bawah II naik 0,69 persen menjadi Rp14.650 per kilogram, sedangkan beras medium I meningkat 0,61 persen menjadi Rp16.500 per kilogram.
Kenaikan paling tajam terjadi pada beras kualitas medium II. Harganya melonjak 56,13 persen menjadi Rp25.450 per kilogram.
Harga beras super I juga naik 0,28 persen menjadi Rp17.800 per kilogram. Sementara beras super II meningkat 0,58 persen menjadi Rp17.300 per kilogram.
Pergerakan naik juga terjadi pada seluruh kategori cabai. Harga cabai merah besar meningkat 1,99 persen menjadi Rp51.250 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting melonjak 7,41 persen menjadi Rp55.800 per kilogram.
Dari kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar naik 1,07 persen menjadi Rp42.650 per kilogram. Daging sapi kualitas I meningkat 0,63 persen menjadi Rp152.000 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II naik 0,14 persen menjadi Rp142.700 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar turut naik 2,78 persen menjadi Rp29.600 per kilogram.
Untuk komoditas gula, pergerakannya berbeda. Gula pasir premium turun 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram. Sebaliknya, gula pasir lokal naik 0,53 persen menjadi Rp19.100 per kilogram.
Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah naik 0,99 persen menjadi Rp20.500 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I tetap di Rp24.300 per kilogram, sedangkan merek II turun 0,85 persen menjadi Rp23.450 per kilogram.
Editor: Puti Aini Yasmin