Hari Persahabatan, Ini 3 Cara Merayakan saat Pandemi
JAKARTA, iNews.id - Hari Persahabatan Sedunia atau World Friendship Day dirayakan setiap 30 Juli. Berbeda dengan sebelumnya saat orang-orang begitu bergembira merayakan, tahun ini banyak keterbatasan karena dunia menghaapi pandemi Covid-19.
Merunut sejarah, Hari Persahabatan sudah dirayakan sejak 1900-an. Pendiri kartu Hallmark, Joyce Hall, mengklaim telah mendeklarasikan Hari Persahabatan pada 1919.
Di beberapa negara Amerika Selatan, terutama Paraguay, selama bertahun-tahun merayakan Hari Persahabatan. Karena itu, muncul usulan agar momen ini disahkan sebagai hari resmi internasional. Usulan itu mula-mula mengemuka pada 1958.
Pada 27 April 2011 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya resmi menyatakan 30 Juli sebagai Hari Persahabatan Internasional.
“Kendati demikian, beberapa negara merayakan Hari Persahabatan pada minggu pertama Agustus,” tulis Business Insider, dikutip Kamis (30/7/2020). Di Oberlin, Ohio, AS, Hari Persahabatan bahkan dirayakan setiap 8 April.
Ketika dunia menghadapi pandemi, antusiasme merayakan Hari Persahabatan tak seperti sebelumnya. Namun ada beberapa cara agar nuansa peringatan tak memudar.
1. Tulis ucapan untuk teman.
Mengirim surat atau kartu ucapan terkesan jadul, tapi justru itu yang akan menciptakan kesan. Menerima surat atau kartu ucapan pada saat era digital seperti ini tentu akan memberikan arti atau keunikan tersendiri.
2. Berkarya di media sosial.
Bukan sesuatu yang aneh, bahkan sangat lumrah. Apa sih saat ini yang tidak diunggah di media sosial? Karena itu, menunjukkan persahabatan melalui berbagai platform digital rasanya paling simpel saat ini.
3. Berbagi via daring.
Ketika nongkrong bareng-bareng menjadi berisiko, ngobrol secara virtual akan menjadi pilihan. Toh, itu tidak akan mengurangi esensi persahabatan.
Editor: Zen Teguh