Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ade Armando Sebut Tawaran Proyek Triliunan Rupiah ke Eggi Sudjana Tuduhan Serius, Desak Klarifikasi
Advertisement . Scroll to see content

Hary Tanoe Ingin Buku Menuju Cahaya Jokowi Menginspirasi Banyak Orang

Kamis, 13 Desember 2018 - 21:59:00 WIB
Hary Tanoe Ingin Buku Menuju Cahaya Jokowi Menginspirasi Banyak Orang
Hary Tanoesoedibjo menghadiri peluncuran buku "Menuju Cahaya Jokowi" (Foto: Fakhri/Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo berharap buku 'Menuju Cahaya Jokowi' yang ditulis Alberthiene Endah, menjadi insipirasi banyak orang. Sebab, buku ini menyajikan cerita perjalanan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai dari wali kota hingga jadi kepala negara.

Menurut dia, buku ini tentu bukan hanya bisa dinikmati satu generasi saja. Mereka generasi zaman now hingga kalangan yang lebih tua, bisa mengambil pelajaran atas capaian kerja Presiden Jokowi.

"Bagaimana mencontoh beliau dari sisi pribadinya, dari sisi keluarganya, dari sisi cara dia memimpin," kata Hary Tanoe yang juga sahabat Jokowi itu di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018).

Dia pun berpesan agar masyarakat banyak belajar dari tokoh-tokoh besar Indonesia, di antaranya Presiden Jokowi. Di mana awalnya hanya sebagai pengusaha, kemudian berkarir di politik. Mulai dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta dan sekarang Presiden RI.

Jokowi

Menurut Ketua Umum Partai Perindo ini, Jokowi merupakan sosok pemimpin yang hangat kepada masyarakat. Inilah yang membuat mereka berkenan dengan figur Jokowi. Tak terkecuali para kompetitor politiknya, karena dia juga mau mendengar masukan dari pihak mana pun.

"Selain peduli dengan rakyat kecil, beliau itu gemar berolahraga, jadi humanisnya juga tentunya ada. Dan, beliau sayang dengan keluarganya," ujar dia.

Dia mengatakan, Jokowi merupakan pemimpin yang teguh menjalankan integritasnya sebagai Presiden. Menurutnya, itulah modal utama seorang pemimpin, karena kapasitas itu nomor dua, dan yang pertama adalah integritasnya.

"Dan beliau memiliki integritas, itu penting. Seorang pemimpin itu penting memiliki integritas karena integritas itu nomor satu di atas segalanya, baru kemudian kapasitas," kata dia.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut