Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto PDIP Hadiri Forum CALD di Filipina, Serukan Penguatan Demokrasi
Advertisement . Scroll to see content

Hasto PDIP Bicara di Forum CALD, Tekankan Institusionalisasi Kunci Ketahanan Partai

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:11:00 WIB
Hasto PDIP Bicara di Forum CALD, Tekankan Institusionalisasi Kunci Ketahanan Partai
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap institusionalisasi organisasi menjadi kunci utama bagi partai politik (parpol) untuk mampu bertahan menghadapi guncangan. Pernyataan itu disampaikan Hasto saat menjadi pembicara utama dalam forum internasional Council of Asian Liberals and Democrats (CALD) di Makati, Manila, Filipina, Jumat (27/3/2026). 

Dalam paparannya bertajuk 'The Institutionalization of Political Parties, Resilience, and Strategic Campaigns', Hasto mengatakan PDIP menghadapi tekanan yang tidak mudah. Namun, menurut dia, partainya mampu bertahan dan keluar sebagai pemenang Pemilu 2024.

"Inilah bukti nyata dari resiliensi atau daya tahan partai yang telah terinstitusionalisasi," ujar Hasto.

Dia turut membandingkan resiliensi politik dan korporasi. Dia mencontohkan bagaimana institusi keuangan global seperti Citibank mampu bertahan selama ratusan tahun. 

Dia melihat, keberhasilan itu bukan semata-mata karena individu, melainkan karena adanya core ideology dan keputusan pemimpin untuk melakukan pelembagaan organisasi.

"Maka seorang pemimpin hebat sekalipun, jika dia tidak percaya pada sistem dan tidak melakukan pelembagaan organisasi, maka kepemimpinannya tidak akan berkorelasi pada ketahanan organisasi tersebut," kata dia.

Hasto menambahkan kepemimpinan strategis baru akan berdampak nyata jika mampu menggerakkan gerbong institusionalisasi secara menyeluruh. Karena itu, dia mengatakan kunci di balik resiliensi PDIP bersumber pada kepemimpinan strategis Megawati Sukarnoputri. 

Kepemimpinan ini, kata Hasto, bukan sekadar gaya manajerial, melainkan ideologi yang terinstitusionalisasi melalui tujuh indikator utama yakni berpikir kritis, visi, arahan, nilai-nilai inti, biopolitik, keberpihakan, dan komitmen. 

Menurutnya, perpaduan antara kepemimpinan strategis Megawati dan institusionalisasi partai memungkinkan PDIP memiliki sifat yang fleksibel, adaptif, dan memiliki kapasitas bertahan hidup yang tinggi dalam menghadapi berbagai guncangan internal maupun eksternal.

Hasto mengutip pesan Bung Karno pada 1965 yang menyatakan bagi bangsa yang berjuang, perjalanan tidak pernah berakhir. Pesan ini, kata dia, menekankan institusionalisasi partai adalah misi tanpa henti untuk menjaga marwah demokrasi dan kedaulatan rakyat.

"Resiliensi partai bersumber dari semangat juangnya untuk menghadapi pemimpin yang ingin menghancurkan demokrasi," tutur dia.

Dalam diskusi panel, Hasto berbagi panggung dengan tokoh politik regional lain seperti mantan Menteri Anggaran Filipina Florencio "Butch" Abad, dan Sekjen Singapore Democratic Party (SDP) Chee Soon Juan dalam sesi yang dimoderatori oleh Editor-at-large Rappler Marites Vitug. 

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut