Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Siapkan Layanan Fast Track Imigrasi untuk Jemaah Haji, Apa Itu?
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Kabar 3 Juta Data di Sistem eVisa Bocor, Imigrasi Sebut Hoaks

Minggu, 26 April 2026 - 18:22:00 WIB
Heboh Kabar 3 Juta Data di Sistem eVisa Bocor, Imigrasi Sebut Hoaks
Ilustrasi Imigrasi membantah adanya kebocoran 3 juta data imigrasi dalam sistem eVisa Indonesia. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi membantah adanya kebocoran 3 juta data imigrasi dalam sistem eVisa Indonesia. Pihaknya memastikan informasi tersebut merupakan hoaks.

Hal ini menjawab informasi yang dibagikan oleh akun x @DailyDarkWeb. Dalam cuitannya, akun itu menyebut bahwa seorang peretas telah membobol eVisa sistem (evisa.imigrasi.go.id) dan mengekspos 3 juta data.

Adapun data yang ditawarkan berupa nomor paspor, identitas visa, nama lengkap hingga status visa.

Merespons hal itu, Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengatakan informasi itu langsung ditelusuri pihaknya. Ia memastikan bahwa informasi mengenai sistem eVisa diretas ialah hoaks.

"Tidak benar bahwa data imigrasi telah mengalami kebocoran, dibuktikan pada unggahan yang beredar disebutkan bahwa klaim tersebut masih belum terverifikasi dan kredibilitas pengunggah tergolong rendah dikarenakan menggunakan akun baru," kata Hendarsam saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).

Dari investigasi awal, Hendarsam juga meyakini adanya perbedaan field database sebagaimana yang telah beredar. Kata dia, Imigrasi memiliki tampilan field database yang berbeda.

"Dari investigasi awal ditemukan perbedaan field database yang beredar dengan field database milik Imigrasi," imbuh dia.

Dia juga memastikan tidak ada akses langsung ke database imigrasi. Adapun ia menduga apa yang diklaim dibobol berasal dari login pengguna layanan yang disalahgunakan.

"Kami pastikan bahwa tidak ada akses langsung ke database imigrasi, dan data tersebut diduga berasal dari login pengguna layanan yang disalahgunakan," tegas dia.

"Imigrasi terus berkomitmen untuk mengoptimalkan kenyamanan dan keamanan pada seluruh layanan keimigrasian," tandasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut