Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: Helikopter Penerbad Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng
Advertisement . Scroll to see content

Helikopter TNI AD yang Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng Bawa 8 Kru

Rabu, 04 November 2026 - 15:35:00 WIB
Helikopter TNI AD yang Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng Bawa 8 Kru
Helikopter Mi-17 TNI AD jatuh saat memadamkan karhutla di Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). (Foto: Ilustrasi/AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Helikopter Mi-17 milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) TNI AD terjatuh saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). Kendaraan tersebut membawa 8 kru.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas mengungkapkan, petugas masih mengevakuasi kru yang berada di dalam helikopter tersebut.

“Betul (kecelakaan terjadi saat penanganan karhutla). Informasi awal seperti itu, sedang dilaksanakan penanganan,” kata Nas saat dikonfirmasi awak media.

Nas meminta masyarakat menunggu informasi lebih lanjut karena proses evakuasi masih berlangsung.

“Crew on board 8 orang, (untuk korban) agar menunggu (informasi selanjutnya), sedang dilaksanakan penanganan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan awal, helikopter tersebut berjenis Mi-17 dengan nomor registrasi HA-5235. Kecelakaan dilaporkan terjadi di perairan Pematang Limau, sekitar satu kilometer dari bibir pantai.

Helikopter itu diketahui berpangkalan di Bandara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Saat kejadian, terdapat delapan personel di dalamnya. 

Helikopter itu dipiloti Mayor CPN Dudi dengan kopilot Kapten CPN Hafiz. Dalam laporan awal disebutkan, enam personel berhasil diselamatkan. 

Dua personel pertama dievakuasi menggunakan helikopter Bell Penerbad HA-5172 untuk dibawa ke rumah sakit melalui Bandara Kuala Pembuang.

Sementara itu, empat personel lainnya telah dievakuasi ke Pos TNTP di kawasan Pematang Limau. Adapun dua personel lainnya masih dalam pencarian saat laporan awal diterima.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut