HT Minta Caleg Perindo Kerja Keras Menang Pemilu Bangun Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Seluruh caleg Partai Perindo diminta bekerja keras meraih kursi legislatif di Pemilu 2019. Melalui legislatif, bisa membuat kebijakan tepat sasaran yang mempercepat kemajuan Indonesia serta kesejahteraan masyarakat.
Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, seluruh kebijakan di Tanah Air merupakan produk legislatif bekerja sama dengan eksekutif. Maka, satu-satunya cara mengubah Indonesia ke arah lebih baik dengan terlibat langsung dalam pembuatan kebijakan di legislatif.
"Kita harus berjuang supaya kita punya kursi yang signifikan agar bisa ambil bagian penting dalam membuat kebijakan," ujar Hary Tanoesoedibjo saat memberikan pembekalan kepada caleg DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat (Jabar) di Lido, Bogor, Sabtu (3/11/2018).
Pria yang biasa disapa HT itu mengingatkan, Partai Perindo hadir bukan untuk meramaikan peta perpolitikan Indonesia. Namun, ingin berjuang untuk memajukan Indonesia, menyejahterakan masyarakat, terutama yang belum mapan.

Saat ini, mayoritas masyarakat Indonesia masuk dalam kelompok menengah ke bawah. Mereka tertinggal secara kesejahteraan, maupun pendidikan.
"Partai Perindo hadir untuk ikut membangun bangsa dan negara yang kita cintai. Mempercepat pertumbuhan kesejahteraan masyarakat ekonomi lemah," ucapnya.
Menurutnya, masyarakat ekonomi lemah bisa tumbuh jika diberikan perlakukan khusus. Di antaranya kemudahan akses dana murah, pelatihan keterampilan dan proteksi sehingga masyarakat bawah bisa naik kelas menengah, dan kelas menengah naik ke atas.
Maka, tercipta kelompok masyarakat produktif yang bisa menciptakan lapangan kerja terus bertambah setiap tahun. Termasuk pembayar pajak baru, jumlahnya akan meningkat. Artinya, penggerak perekonomian akan semakin banyak.
"Untuk membangun bangsa kita sejahtera perlu menciptakan kelompok baru yang produktif. Mereka akan menciptakan lapangan kerja, menjadi pembayar pajak baru, sehingga kelompok produktif yang ikut membangun ekonomi bangsa semakin besar," katanya.
Editor: Kurnia Illahi