Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Ungkap Money Politics di Pilkades juga Parah, Kandidat Rogoh Kocek Rp16 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Ibu Hamil Meninggal usai Ditolak 4 RS, DPR Segera Evaluasi Penanganan Kesehatan

Selasa, 25 November 2025 - 15:10:00 WIB
Ibu Hamil Meninggal usai Ditolak 4 RS, DPR Segera Evaluasi Penanganan Kesehatan
Ketua DPR Puan Maharani (tengah) (foto: Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR Puan Maharani merespons soal kasus seorang ibu hamil ditolak oleh empat rumah sakit di Papua, sampai akhirnya meninggal dunia bersama anak yang dikandungnya. 

Puan akan meminta komisi-komisi terkait yang ada di DPR untuk mengevaluasi penanganan kesehatan di wilayah 3T atau daerah tertinggal, terdepan dan terluar. 

"DPR juga prihatin dan tentu saja ini sangat concern dan akan meminta komisi terkait untuk mengevaluasi pelaksanaan hal-hal tersebut terkait dengan penanganan kesehatan yang khususnya terjadi di wilayah 3T. Jangan sampai terjadi lagi," kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Menurut dia, peristiwa memilukan yang menimpa ibu hamil seperti di Papua itu sudah sering terjadi.

Karenanya, dia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, untuk melakukan audit terhadap rumah sakit di Provinsi Papua.

"Hal ini sudah berkali-kali terjadi. Saya mendapat laporan bahwa bahkan Presiden melakukan rapat khusus terkait dengan hal tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti kasus ibu hamil yang meninggal bersama bayinya setelah ditolak empat rumah sakit (RS) di Papua. Prabowo meminta agar RS dan pejabat segera diaudit.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Negara melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Tito melaporkan kasus kematian ibu bernama Irene Sokoy kepada Prabowo dalam rapat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/11/2025).

"Ya, saya melapor pada beliau. Jadi di antaranya itu, perintah beliau untuk segera lakukan perbaikan audit," kata Tito usai rapat.

Tito menyampaikan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri secara langsung usai mengetahui informasi mengenai kasus Irene.

"Saya minta Gubernur, begitu saya dapat informasi, Gubernur Pak Mathius Fakhiri sesegera mungkin ke rumah korban, keluarga korban, semua dibantu," ujarnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut