Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WHO Wanti-Wanti Bencana Nuklir di Tengah Perang AS–Israel Vs Iran
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Dapat Rekomendasi dari WHO untuk Gelar Rapid Test Antigen

Jumat, 02 Oktober 2020 - 07:43:00 WIB
Indonesia Dapat Rekomendasi dari WHO untuk Gelar Rapid Test Antigen
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Satgas Penanganan Covid-19 telah berkomunikasi dengan Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) melalui perwakilan yang ada di Indonesia. Satgas mengusulkan agar Indonesia juga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu negara prioritas penerima rapid test antigen Covid-19 untuk 133 negara.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, Indonesia sudah mendapatkan rekomendasi dari WHO untuk menyelenggarakan tes cepat (rapid test) Covid-19 yang kualitasnya baik.

"Kami mohon untuk bisa dipertimbangkan mendapatkan bantuan dari WHO untuk tes cepat ini agar kita bisa mendeteksi lebih cepat kasus Covid-19 yang ada di tengah masyarakat," ujar Wiku dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Kamis (1/10/2020).

Saat ini, kata dia sedang dikaji untuk selanjutnya digunakan dengan akurasi lebih tinggi. "Karena ini mendeteksi antigen, tentunya akan lebih baik dibandingkan mendeteksi antibodi dalam rangka proses screening sebelum dilakukan tes penegakan diagnosa dengan realtime PCR," ucapnya.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan mobil ambulans khusus mengangkut pasien Covid-19 dari rumah ke rumah sakit. "Jadi silakan menghubungi rumah sakit terdekat agar bisa dilakukan penjemputan dan dirawat dengan baik tanpa memberikan risiko kepada orang lain," ucapnya.

WHO telah mengumumkan akan menyediakan 120 juta rapid test antigen Covid-19 untuk 133 negara. WHO memprioritaskan negara-negara yang berpendapatan rendah dan menengah memiliki kasus dalam jumlah besar.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut