Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Super Flu Subclade K Rentan Menyerang Anak-Anak, Waspada Jadi Penyakit Serius!
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Terima Kedatangan 3,5 Juta Vaksin Covid-19 dari Covax dalam 2 Tahap

Senin, 13 Desember 2021 - 02:35:00 WIB
Indonesia Terima Kedatangan 3,5 Juta Vaksin Covid-19 dari Covax dalam 2 Tahap
Indonesia menerima kedatangan 3,5 juta dosis vaksin Covid-19 dari Covax dalam dua tahap. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 sebanyak 3,5 juta dosis yang difasilitasi Vaccine Global Access (Covax). Vaksin tersebut datang dalam dua tahap.

Tahap pertama sebanyak 1.749.600 dosis vaksin AstraZeneca yang tiba pada Sabtu (11/12) malam. Tahap kedua yakni 1.766.700 dosis vaksin Pfizer yang datang pada Minggu (12/12) pukul 15.45 WIB dan pukul 22.15 WIB.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemerintah Amerika Serikat dan negara-negara sahabat lain yang membantu ketersediaan vaksin di Indonesia," kata Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi melalui keterangan tertulisnya, Senin (13/12/2021).

Dia mengatakan, pemerintah Indonesia terus berupaya mendatangkan vaksin Covid-19 sekaligus mempercepat dan memperluas pelaksanaan vaksinasi.

Selain mengupayakan vaksinasi Covid-19 ke wilayah-wilayah terpencil, pedalaman, dan terluar, cakupan sasaran vaksinasi juga akan diperluas dalam waktu dekat yakni anak usia 6-11 tahun.

Menurutnya program vaksinasi anak tersebyt akan segera dilaksanakan pada Desember 2021.

"Dengan akan dimulainya program untuk kelompok sasaran ini, makin melindungi anak-anak kita dari ancaman Covid-19 termasuk dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas," ujarnya.

Terkait vaksin booster, Nadia mengatakan, saat ini pemerintah telah menyiapkan sesuai dengan kelompok prioritas. Mereka adalah tenaga kesehatan, lanjut usia (lansia), dan yang memiliki riwayat penyakit atau komorbid.

Menurutnya kelompok lansia penting mendapat booster karena angka rasio kasus Covid-19 lansia di Indonesia masih tinggi.

Kementerian Kesehatan akan menggunakan stok vaksin yang ada seperti Sinovac, Sinopharm, Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna yang sudah memperoleh izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut