Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Singgung Blackout Sumatra, Pakar ITB Sebut Perubahan Iklim jadi Tantangan Baru Stabilitas Listrik
Advertisement . Scroll to see content

Ingin Amati Gerhana Matahari Hibrida? Ini Hal yang Harus Dilakukan Kata Dosen ITB!

Sabtu, 08 April 2023 - 13:43:00 WIB
Ingin Amati Gerhana Matahari Hibrida? Ini Hal yang Harus Dilakukan Kata Dosen ITB!
ilustrasi gerhana matahari hibrida
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gerhana matahari hibrida akan terjadi pada 20 April 2023 mendatang. Dosen dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pun mengingatkan masyarakat yang ingin melihat matahari untuk tidak melakukan beberapa hal berikut.

Melansir laman BRIN, gerhana matahari hibrida terjadi ketika dalam satu waktu fenomena gerhana ada daerah yang mengalami gerhana matahari total dan ada pula yang mengalami gerhana matahari cincin (tergantung dari lokasi pengamat).

Gerhana matahari hibrida pada 20 April 2023 nanti akan berlangsung selama 3 jam 5 menit mulai dari durasi kontak awal hingga akhir jika diamati dari Biak, dengan durasi fase tertutup total 58 detik. Sedangkan, jika diamati dari Jakarta, durasi dari kontak awal hingga akhir adalah 2 jam 37 menit.

Lantas, Bagaimana Cara Mengamati Gerhana Matahari Hibrida?

Menurut Pengajar di Astronomi ITB, Premana W. Premadi hal paling penting dalam melakukan pengamatan adalah tidak melihat secara kasat mata ke arah Matahari ataupun fenomena yang menyertainya, seperti gerhana matahari. Sebab, hal tersebut akan berdampak serius pada mata.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar orang yang ingin melakukan pengamatan menggunakan filter khusus matahari untuk melihat gerhana tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut