Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Sebut PKB Harus Diawasi Terus, Cak Imin: Bercanda
Advertisement . Scroll to see content

Ingin Jadi Ketua MPR, Cak Imin Minta Dukungan Ma'ruf Amin

Jumat, 05 Juli 2019 - 16:58:00 WIB
Ingin Jadi Ketua MPR, Cak Imin Minta Dukungan Ma'ruf Amin
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin usai bertemu wakil presiden terpilih KH Ma'ruf Amin. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pertemuan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan wakil presiden terpilih KH Ma'ruf Amin tidak hanya membahas seputar calon menteri. Namun, juga membahas kemungkinan Cak Imin menduduki kursi ketua majelis permusyawaratan rakyat (MPR) RI.

Cak Imin menuturkan, dalam pertemuannya dengan Ma'ruf turut membahas dan meminta doa restu untuk menjadi pimpinan MPR. "Ya kita minta doa restunya agar sukses dalam lobi-lobi pimpinan MPR nanti," ujarnya usai bertemu Ma'ruf Amin di kediamannya, Jumat (5/7/2019).

Mantan menteri tenaga kerja dan transmigrasi (menakertrans) ini menilai, posisi ketua sangat penting untuk penguatan empat pilar dengan gairah Islam.

"Tentu Indonesia lagi kuatnya gairah Islam, dan gairah Islam itu harus dijembatani melalui penguatan 4 pilar kebangsaan dan NU (Nahdlatul Ulama) punya modal itu," tutur wakil ketua MPR ini.

Wakil presiden terpilih KH Ma'ruf Amin mendukung langkah Cak Imin yang ingin menduduki kursi ketua MPR. Namun, pembahasan posisi ketua MPR akan dibicarakan lebih lanjut bersama presiden terpilih Joko Widodo dan ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Ya kita nanti bicarakan, dengan presiden, dengan parpol koalisi. Tentu seperti orang yang dekat dengan saya, saya dukung (Muhaimin Jadi Ketua MPR)," ucap Ma'ruf.

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengatakan, saat ini seluruh pihak harus membangun kembali ideologi nasional. Tidak hanya membangun, tapi juga melakukan penguatan terhadap ideologi karena banyak yang sudah terpapar.

"Karena itu perlu ada upaya-upaya menjadikan moderasi sebagai arus utama. Harus ada kelembagaan-kelembagaan yang diperkuat," terang Ma'ruf.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut