Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Prodi PTN Terfavorit di SNBP 2026, Ada Pilihanmu?
Advertisement . Scroll to see content

Ini 20 Prodi dengan Persaingan Terketat di SNBP 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42:00 WIB
Ini 20 Prodi dengan Persaingan Terketat di SNBP 2026
SNPMB mengungkap 20 prodi dengan persaingan paling ketat di SNBP 2026 pada Selasa (31/3/2026). (Foto: iNews.id/Yuwantoro)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 semakin ketat. Sejumlah program studi (prodi) favorit mencatat lonjakan pendaftar dengan tingkat persaingan tinggi.

Berdasarkan data Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 ada 10 prodi di PTN akademik dan 10 prodi di vokasi menjadi yang paling banyak diminati peserta. Namun, tingginya jumlah pendaftar tidak sebanding dengan daya tampung yang tersedia.

"Jadi untuk prodi teknik, kesehatan, dan hukum ini memang jadi peminat terbanyak. Tapi untuk lokasinya, mayoritas masih perguruan tinggi di Pulau Jawa," kata Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Selasa (31/3/2026).

10 Prodi di PTN dengan Pendaftar Terbanyak

Prodi dengan jumlah pendaftar terbanyak adalah Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) di Institut Teknologi Bandung dengan 2.022 pendaftar dengan kursi hanya 95 orang.

Di posisi kedua disusul Pendidikan Dokter di Universitas Indonesia mencatat 1.943 pendaftar dengan 60 kursi tersedia. 

Kemudian Kedokteran Universitas Gadjah Mada yang diminati 1.899 peserta, namun hanya menerima 53 orang. Diikuti Sekolah Teknik Elektro dan Informatika – Komputasi (STEI-K) ITB dengan 1.847 pendaftar dan 52 diterima. 

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB mencatat 1.621 pendaftar dengan 76 kursi. Jumlah pendaftar yang sama juga terjadi pada prodi Farmasi di Universitas Padjadjaran, yakni 1.621 orang, namun hanya 50 yang diterima. 

Sedangkan, Ilmu Keperawatan Unpad diminati 1.603 pendaftar dengan 58 diterima. Selanjutnya, Kedokteran Universitas Airlangga mencatat 1.546 pendaftar dengan 63 kursi tersedia. 

Prodi Hukum di Universitas Diponegoro memiliki 1.530 pendaftar dengan daya tampung 184 orang. Adapun Ilmu Hukum di Universitas Indonesia berada di posisi kesepuluh dengan 1.420 pendaftar dan 114 diterima.

10 Prodi di Vokasi dengan Pendaftar Terbanyak

Tak hanya di PTN akademik, persaingan juga terjadi pada jalur vokasi. Prodi Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya menjadi yang paling diminati dengan 599 pendaftar dan 94 diterima.

Di posisi berikutnya, Teknik Informatika di Politeknik Negeri Jakarta mencatat 527 pendaftar, namun hanya menerima 18 orang. 

Jumlah pendaftar yang tinggi juga terlihat pada Administrasi Bisnis Terapan PNJ dengan 492 pendaftar dan 18 diterima. Sementara itu, Administrasi Bisnis Terapan di Politeknik Negeri Batam memiliki 480 pendaftar dengan 30 diterima. Teknik Informatika di Politeknik Negeri Bandung mencatat 474 pendaftar dan menerima 26 orang.

Prodi lainnya seperti Akuntansi Keuangan PNJ (380 pendaftar; 12 diterima), Logistik Perdagangan Internasional Polibatam (375 pendaftar; 30 diterima), Perkeretaapian di Politeknik Negeri Madiun (321 pendaftar; 36 diterima), Teknik Elektronika Polban (315 pendaftar; 20 diterima), serta Administrasi Bisnis Polban (308 pendaftar; 13 diterima) juga menunjukkan tingkat persaingan yang tinggi.

Ketatnya seleksi ini sejalan dengan tingginya minat peserta SNBP 2026 yang mencapai ratusan ribu orang, sementara daya tampung terbatas. Kondisi tersebut membuat peluang diterima di prodi-prodi favorit semakin kompetitif, bahkan di bawah 5 persen untuk beberapa program studi.

Secara keseluruhan, peserta SNBP 2026 memperebutkan 189.017 kursi yang tersedia. Pada jalur PTN akademik, terdapat 774.263 pendaftar yang bersaing untuk 162.116 kursi.

Dari jumlah itu, sebanyak 155.543 peserta dinyatakan lulus, dengan rincian 142.212 diterima di pilihan pertama dan 13.331 di pilihan kedua. Persentase kelulusan pada jalur ini mencapai 20,09 persen.

Sementara pada jalur vokasi, sebanyak 77.256 pendaftar bersaing untuk 26.929 kursi. Sebanyak 23.438 peserta dinyatakan lolos, terdiri dari 19.381 di pilihan pertama dan 4.057 di pilihan kedua.

“Peserta yang lulus seleksi jalur SNBP kami imbau segera melakukan verifikasi data akademik dan registrasi ulang sesuai jadwal PTN yang dituju,” katanya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut