Ini 3 Kegiatan Budaya Relawan Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024 untuk Lestarikan Tradisi Lokal Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Para relawan yang mendukung Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024 punya cara-cara unik mendeklarasikannya. Tidak hanya dengan diskusi atau bentuk pernyataan dukungan semata, namun banyak juga para relawan Ganjar yang menyelingi kegiatan tersebut dengan kegiatan budaya untuk melestarikan tradisi lokal Indonesia.
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya dan keanekaragaman, yang terlihat dari beragamnya tradisi suku bangsa.
Keberagaman ini memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika yang juga tercermin dalam komitmen masyarakat khususnya para relawan Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 untuk melestarikan keunikan budaya mereka demi persatuan Indonesia.
Berikut ini kegiatan budaya yang dilakukan oleh para relawan untuk mendukung Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024:
Ratusan nelayan di Pati menggelar tradisi tahunan Larung Sukerto di Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti pada 1 September 2023. Kegiatan tersebut diadakan untuk mendoakan Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia 2024.
Dalam ritual 'buang sial' tersebut, puluhan perahu nelayan dihiasi bendera Ganjar Pranowo dan sesaji kemudian dilarung ke Laut Jawa setelah doa bersama di musala desa. Tradisi Larung Sukerto adalah bagian dari budaya nelayan yang telah dilakukan secara turun-temurun di Desa Puncel, Pati.
Ini Pesan Menyentuh Pengasuh Ponpes Nurul Muhsinin TGH Daud Muhsin untuk Ganjar Pranowo
Sebagai ritual yang dijalankan dengan penuh keyakinan, kegiatan ini menunjukkan betapa eratnya hubungan antara masyarakat nelayan dengan laut sebagai sumber mata pencaharian utama mereka. Dalam nuansa kebersamaan dan semangat gotong-royong, relawan sekaligus masyarakat Puncel ini menyampaikan harapan-harapan serta doa-doa kepada Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 dalam rangka mengungkapkan dukungan mereka bagi kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat.
Relawan Sahabat Ganjar secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan budaya dan sosial di Jawa Timur, termasuk penyelenggaraan sharing budaya seni bantengan di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober 2023. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya relawan untuk memperkuat dukungan terhadap Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024, sambil terus memperkaya kehidupan budaya masyarakat setempat.
Sebagai informasi, seni Bantengan merupakan salah satu kekayaan budaya Jawa Timur yang begitu kental dengan unsur tradisi dan magis. Dengan perpaduan sendratari, olah kanuragan, musik, dan syair/mantra, Seni Bantengan telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah pegunungan di Jawa Timur.
Dengan mengenalkan Seni Bantengan, Sahabat Ganjar berupaya memperkuat kearifan lokal dan menjaga kelestariannya sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Indonesia.
Relawan Ganjar Muda Padjajaran (GMP) menggelar pertunjukan kesenian reak kuda renggong di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada 8 Oktober 2023. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari serangkaian kegiatan seni dan budaya yang digelar relawan GMP untuk memperkenalkan dan melestarikan kesenian khas Jawa Barat sekaligus mendukung Ganjar Calon Presiden 2024.
Kuda Renggong adalah salah satu kesenian tradisional unik dari Jawa Barat yang telah lama dikenal di daerah Sumedang. Menggabungkan atraksi kuda yang terlatih dengan musik pengiring yang khas, kesenian ini sering dilaksanakan dalam rangka perayaan acara sunatan dan acara hajatan lainnya.
Dalam pertunjukannya, para penunggang kuda yang mengenakan kostum yang unik akan memainkan aksi menarik yang disertai dengan musik tradisional Jawa Barat, seperti kendang, bedug, gong, terompet, genjring kemprang, ketuk, dan kecrek.
Kesenian Reak, di sisi lain, merupakan perpaduan antara reog, angklung, kendang, dan topeng yang berasal dari daerah Jawa Barat. Dikenal dengan suara "eak-eakan" khasnya, kesenian Reak telah menjadi bagian penting dari kebudayaan sunda, terutama di daerah Rancaekek, Bandung.
Di wilayah Jatiroke yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Sunda, kesenian kuda renggong dan reak telah menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai perayaan tradisional dan hajatan masyarakat setempat.
Editor: Rizal Bomantama