Ini 3 Topik Utama yang Dibahas dalam Pertemuan SBY dan Prabowo
JAKARTA, iNews.id – Pertemuan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), malam ini, telah berakhir sekitar pukul 21.30 WIB tadi. Dalam pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam itu, ada tiga topik utama yang dibahas oleh keduanya.
“Banyak hal yang kami bahas dan diskusikan secara mendalam pada malam hari ini. Yang utama ada tiga,” ujar SBY saat menggelar konferensi pers seusai pertemuan dengan Prabowo di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018).
Topik pertama yang mereka bahas terkait dengan komitmen bersama Partai Demokrat dan Partai Gerindra untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang damai, jujur, dan adil. Menurut SBY, agar proses demokrasi di Indonesia tumbuh berkembang makin berkualitas, pemerintah, kepolisian, aparat intelijen, dan militer harus benar-benar netral dan tidak berpihak dalam Pemilu 2019.
“Kami juga sepakat untuk ikut mencegah, jangan sampai politik identitas politik SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) secara ekstrem mendominasi pelaksanaan pemilu. Kami berharap negara menjamin kebebasan berbicara, sebagaimana dijamin oleh konstitusi dan undang-undang selama kampanye pemilu berlangsung,” tutur presiden keenam RI itu.
(Foto: Abror Rizki)
Selanjutnya, topik kedua yang dibahas SBY dan Prabowo malam ini menyangkut soal perkembangan situasi nasional, terutama yang dihadapi dan dialami oleh rakyat Indonesia saat ini. SBY mengatakan, ada lima isu yang disoroti Demokrat dan Gerindra selama empat tahun terakhir. Kelima isu itu adalah ekonomi dan kesejahteraan rakyat; hukum dan keadilan; politik dan demokrasi; pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan sosial, dan; pentingnya memedomani Pancasila dalam kehidupan bernegara.
“Kami sepakat untuk secara penuh memedomani dan menjalankan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Jangan diragukan itu. (Kami sepakat) juga menolak dan mencegah berkembangnya upaya untuk menghadirkan ideologi lain, paham lain, dan pikiran lain yang justru mengancam Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, seperti komunisme dan pikiran untuk berdirinya negara agama,” ucap SBY.
Sementara, topik ketiga yang dia bahas dengan Prabowo malam ini adalah terkait dengan kemungkinan membangun koalisi antara Demokrat, Gerindra, dan partai-partai lain di Pilpres 2019. SBY mengatakan, Partai Demokrat dan Partai Gerindra sepakat untuk melakukan pertemuan-pertemuan lagi untuk mematangkan rencana koalisi tersebut.
“Setelah pertemuan pertama ini, kami akan melanjutkan pembahasan lebih mendalam secara substansi dalam hari-hari mendatang. Hasil pertemuan ini akan kami sampaikan kepada majelis tinggi partai, karena forum inilah forum tertinggi Partai Demokrat yang akan menentukan siapa capres dan cawapres yang kami usung,” kata SBY.
Editor: Ahmad Islamy Jamil