Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Pertama Masuk Sekolah di 2026, Jalan Margonda Depok Macet
Advertisement . Scroll to see content

Ini Jejak Virus Sebelum Dua Warga Depok Positif Korona

Senin, 02 Maret 2020 - 14:15:00 WIB
Ini Jejak Virus Sebelum Dua Warga Depok Positif Korona
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/02/2020). (Foto: Antara/Andi Firdaus)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dua warga Depok, Jawa Barat (Jabar) dipastikan positif terinfeksi virus korona (Covid-19). Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menuturkan, kementeriannya menerima informasi awal adanya warga negera Jepang yang tinggal di Malaysia melakukan perjalanan ke Indonesia.

WN Jepang itu, menurut dia, kemudian kembali ke Malaysia setelah beberapa hari menderita sakit. Saat tiba di Malaysia, WN Jepang itu terkena monitor gejala virus korona dan langsung menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Terawan mengatakan, tidak berapa lama atau pada pekan lalu, Pemerintah Malaysia menetapkan WN Jepang tersebut positif terinfeksi virus korona. "Dikatakan Covid-19 positif," katanya di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Usai penetapan tersebut, menurut dia, Pemerintah Malaysia menghubungi Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun melakukan pemantauan (tracking). "Melakukan close contact dengan pasien ini. Kita tindak lanjuti, sistem di sini berjalan," ujar Terawan.

Dia menyebutkan, WN Jepang tersebut diduga membawa virus korona ke Indonesia. Patut diduga juga, WN Jepang itu sudah terinfeksi virus korona di Malaysia.

"Jadi memang orang Jepang yang bawa (virus korona) dan dia tinggal di Malaysia. Kelihatannya dia sudah terinfeksi (di Malaysia), yang saya telusuri adalah bagaimana dia dan di mana bertemu," kata Terawan.

Kemenkes, dia mengungkapkan, kemudian melakukan surveillance tracking secara detail ke mana WN Jepang itu pergi dan bertemu dengan siapa. Dinas Kesehatan (Dinkes) pun menemukan ibu dan anak yang mengalami gejala batuk, pilek, sesak dan demam.

"Jadi dua orang ini, rumahnya kita cek sehingga kita bawa dua-duanya, ibu dan anak, umur 64 tahun dan 31 tahun, sesuai prosedur dinas kesehatan setempat melakukan pemantauan dan isolasi rumah. Setelah itu kita dapat orangnya, kita langsung periksa, kita bawa ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi Soelianti Saroso, di ruang isolasi khusus yang tidak berhubungan dengan yang lain," tuturnya.

Terawan memastikan, begitu mendengar berita, Kemenkes dan Dinkes langsung melakukan penelusuran dan pemisahan siapa pun yang melakukan close contact. "Selalu kita periksa detail. Orang yang tinggal dengan dua orang ini dipisah, juga sudah kita pisahkan," ujarnya.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut