Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Sebut Pria Tewas di TPU Bekasi Dibunuh Teman Lama
Advertisement . Scroll to see content

Ini Tampang Pelaku Penyerangan Novel Baswedan

Sabtu, 28 Desember 2019 - 14:40:00 WIB
Ini Tampang Pelaku Penyerangan Novel Baswedan
Polisi mengawal tersangka penyerangan Novel Baswedan, RM dan RB, menuju tahanan Bareskrim Polri dari Polda Metro Jaya, Sabtu (28/12/2019). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi memindahkan penahanan tersangka dua pelaku penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim Polri, Sabtu (28/12/2019). Keduanya keluar dari sel tahanan dengan diborgol.

Pantauan iNews.id di Polda Metro Jaya, tersangka RB berada di depan. Di belakangnya menyusul RM. Keduanya keluar dengan kawalan ketat anggota kepolisian, termasuk Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ari Setio dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

RM dan RB mengenakan seragam tahanan warna oranye. Mereka lantas dibawa masuk ke dalam mobil yang telah disiapkan.

Novel disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai salat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mata Novel pun rusak sehingga harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017.

Setelah setahun lebih kasus itu menjadi misteri, polisi akhirnya menangkap dua pelaku di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (26/12/2019). RM dan RB selanjutnya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengatakan, penyidikan terhadap RM dan RB akan dilakukan tim teknis Polri berdasarkan fakta. Saat ini penyidik masih mendalami motif kedua pelaku. Nantinya keterangan tersangka akan disesuaikan dengan fakta dan temuan di lapangan.

"Kalau ada fakta ada perkembangan tersangka lain buat kita enggak ada masalah, jadi semuanya tentu harus ada pembuktian dan pengecekan satu satu antara kesesuaian fakta dan lapangan dari apa yang kita dapat," ucap Listyo di Auditorium PTIK, Jakarta, Sabtu (28/12/2019).

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut