Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Duka, Bassist Pas Band Trisno Meninggal Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Innalillahi, Maestro Seni Rupa Indonesia Nasirun Meninggal Dunia

Minggu, 02 Agustus 2026 - 07:23:00 WIB
Innalillahi, Maestro Seni Rupa Indonesia Nasirun Meninggal Dunia
Maestro seni rupa Indonesia, Nasirun, meninggal dunia pada usia 60 tahun. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Kabar duka datang dari dunia seni Indonesia. Maestro seni lukis kontemporer Indonesia, Nasirun, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) pukul 05.50 WIB. 

Kepergian perupa asal Cilacap itu tak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi dunia seni rupa Indonesia. 

Nasirun mengembuskan napas terakhir pada usia 60 tahun di RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta setelah sebelumnya dilarikan ke rumah sakit akibat sesak napas sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, penyebab meninggalnya adalah henti jantung.

Kabar tersebut kemudian diperkuat oleh unggahan menyentuh musisi Kunto Aji melalui akun Instagram pribadinya. Penyanyi sekaligus penulis lagu itu mengenang almarhum bukan hanya sebagai sosok guru, tetapi juga inspirasi kehidupan yang membentuk cara pandangnya terhadap seni dan kehidupan.

"Apa yang tidak kudapat dari bapakku, terutama soal kesenian, kudapat dari beliau (Nasirun). Kehidupan seperti apa yang ingin kujalani di masa tua nanti, dimanifestasi utuh di hidupnya. Dunia ini seperti taman bermain. Bukan hanya dalam berkarya tapi juga bagaimana berselancar dalam segala simpulnya," tulis Kunto Aji, dikutip Minggu (2/8/2026).

Dalam unggahan tersebut, pelantun Rehat itu menggambarkan Nasirun sebagai pribadi yang mampu menghadapi berbagai tekanan hidup dengan senyum dan humor.

"Situasi tegang dengan tekanan pun dihadapi dengan jenaka dan srimulatan. Semua terasa ringan. Aku yakin malaikat kematian pun kamu gojeki tadi, pak. Makasih, ya, pak. Terima kasih," lanjutnya.

Di akhir pesannya, Kunto Aji mengucapkan salam perpisahan yang mengharukan kepada almarhum.

"Di sini enggak ada lagu Galaksi dari Gombloh pak, kami iringi pakai doa ya. Walau aku yakin jalanmu lancar. Sugeng tindak Pak Nasirun. Suwargi langgeng," tulisnya.

Kepergian Nasirun juga mengejutkan banyak sahabat dekatnya. Pelukis Jumaldi Alfi Chaniago mengaku baru bertemu sehari sebelumnya. Saat itu, Nasirun masih tampak menyapu halaman rumah seperti biasa.

Tak ada firasat bahwa pertemuan tersebut akan menjadi yang terakhir.

Sementara itu, kurator senior Suwarno Wisetrotomo juga mengenang momen kebersamaannya dengan Nasirun pada Jumat (31/7/2026). Meski wajahnya terlihat pucat dan diketahui memiliki riwayat radang paru-paru, Nasirun tetap melontarkan guyonan agar orang-orang di sekitarnya tidak ikut khawatir.

Sosoknya memang dikenal sebagai pribadi hangat yang selalu membawa tawa, bahkan di tengah kondisi kesehatannya yang menurun.

Ucapan belasungkawa pun berdatangan dari berbagai tokoh seni dan budaya. Budayawan Butet Kartaredjasa menulis singkat namun penuh makna, "SUMANGGA GUSTI (Selamat jalan Nasirun)."

Sementara sastrawan Agus Noor mengenang Nasirun sebagai pribadi yang murah hati, sabar, dan penuh kasih kepada sesama.

Menurut Agus, almarhum kerap mengucapkan kalimat yang kini menjadi kenangan bagi banyak sahabatnya.

Jenazah Nasirun dimakamkan di Makam Seniman Girisapto, Imogiri, Bantul, pada Sabtu sore. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut