Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yusril: 8 WNI Gabung Tentara Rusia Harus Diverifikasi, Jangan Langsung Disimpulkan
Advertisement . Scroll to see content

Intelijen Ukraina Ungkap 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Ini Respons BIN

Rabu, 02 September 2026 - 14:52:00 WIB
Intelijen Ukraina Ungkap 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Ini Respons BIN
Kepala BIN Muhammad Herindra. (Foto: Felldy Aslya Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Muhammad Herindra akan memberikan perhatian khusus terhadap kabar delapan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi tentara bayaran Rusia. Isu ini menjadi perhatian setelah adanya laporan Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU) mengenai dugaan keterlibatan sejumlah warga negara lain, termasuk Indonesia sebagai tentara bayaran Rusia. 

"Entar kita dalamin lebih lanjut ya," kata Herindra di Gedung Nusantara II, Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dia juga menegaskan kasus ini akan menjadi perhatian khusus untuk mengusut lebih dalam keterlibatan 8 WNI tersebut sebagai tentara bayaran Rusia. 

"Pastilah (menjadi atensi dari BIN)," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberi perhatian serius terhadap laporan otoritas Ukraina mengenai dugaan keterlibatan sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) dalam angkatan bersenjata Rusia. 

Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang menyatakan saat ini pemerintah sedang melakukan verifikasi mendalam. Fokus utama penyelidikan tidak hanya pada identitas para WNI, tetapi juga pada kemungkinan adanya unsur penipuan dalam proses pemberangkatan mereka.

"Pemerintah Indonesia juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur penipuan, eksploitasi, atau perekrutan melalui tawaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan tujuan sebenarnya," kata Yvonne dalam keterangannya, dikutip Selasa (1/9/2026).

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut