Istana Yakin Polisi Berantas Tuntas Permainan Karantina Covid-19
JAKARTA, iNews.id - Kantor Staf Presiden (KSP) yakin Polri akan memberantas tuntas permainan karantina Covid-19. Hal itu sesuai instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Presiden sudah memberi instruksi kepada Kapolri untuk usut tuntas mengenai laporan warga tentang permainan karantina. Saya yakin jika instruksi sudah datang langsung dari Presiden maka kepolisan pasti akan berantas tuntas permainan karantina," ucap Tenaga Ahli Utama KSP Abraham Wirotomo kepada MNC, Kamis (3/2/2022).
Dia menuturkan, Jokowi sering menyoroti masalah karantina dalam rapat kabinet. Dengan adanya ketegasan dari Kepala Negara maka petugas di lapangan dan masyarakat menurutnya harus lebih disiplin lagi untuk karantina.
"Dengan demikian masyarakat bisa lebih tenang dan lebih disiplin lagi melaksanakan protokol karantina. Dan bagi petugas juga jangan ragu menegakan protokol karantina kepada masyarakat. Soal laporan permainan sudah ditangani kepolisian," ucap Bram, sapaan akrabnya.
Polri Ungkap Permainan Karantina di Bandara, Begini Modusnya
Menurutnya, berdasarkan data Imigrasi hari Minggu lalu, per bulan Januari saja ada sekitar 50.000 warga negara Indonesia yang masuk dari luar negeri. Per Januari juga, katanya, ada 31.000 pekerja migran yang melakukan karantina di Pademangan dan Pasar Rumput.
"Jika dibandingkan banyaknya jumlah pelaku perjalanan luar negeri, ini menunjukan Satgas, TNI, Kemenkes, nakes, dan relawan sudah bekerja keras melayani masyarakat. Ini juga patut kita apresiasi," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku masih mendapatkan keluhan khususnya dari warga negara asing mengenai adanya ‘permainan’ dalam pelaksanaan proses karantina. Jokowi pun meminta Kapolri untuk mengusut tuntas hal tersebut.
"Saya masih mendengar dan ini saya minta Kapolri untuk mengusut tuntas permainan yang ada di karantina. Sudah, karena saya sudah mendengar dari beberapa orang asing komplain ke saya mengenai ini," ujar Jokowi, dikutip dari situs Sekretariat Kabinet.
Editor: Reza Fajri