Iuran Dewan Perdamaian Bentukan Trump Rp16,9 Triliun, Menlu: Bisa Diangsur
JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan bahwa pembayaran iuran keanggotaan Indonesia di Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bisa diangsur atau dicicil. Pembayaran mulai dilakukan sejak tahun pertama dibentuk.
"Dalam satu tahun berarti ya, tapi apa namanya, tranches atau angsurannya itu bisa diangsur bayarnya," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Kamis (5/2/2026).
Sugiono kembali menegaskan, bahwa Presiden Prabowo sudah memutuskan untuk ikut membayar iuran Board of Peace. Diketahui, iuran keanggotaan Board of Peace menurut informasi ditetapkan sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16,9 triliun.
"Bapak Presiden memutuskan untuk ikut iuran," katanya.
PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza
Sementara itu, iuran itu bertujuan untuk menyelesaikan persoalan Gaza, termasuk rekonstruksi dan pembangunan kembali pasca serangan yang dilakukan Israel. Uang yang terkumpul dapat digunakan untuk merekonstruksi wilayah tersebut.
Prabowo Sampaikan Strategi RI Bela Palestina lewat Dewan Perdamaian Bentukan Trump
“Ini bukan membership fee, tapi kalau kita lihat kronologinya bahwa pembentukan Board of Peace ini merupakan suatu upaya untuk bisa menyelesaikan situasi di Gaza pada khususnya dan Palestina termasuk upaya rekonstruksi," ujar Sugiono dalam konferensi pers usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR RI, Selasa (27/1/2026) di Kompleks Parlemen, Jakarta.
“Oleh karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ yang tentu saja ada keuntungan lain yaitu merupakan anggota tetap,” ucap dia.
Editor: Puti Aini Yasmin