Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : GKSR Bahas Ambang Batas Parlemen Bareng Koalisi Sipil, Perindo: Jangan Sampai Suara Rakyat Terbuang
Advertisement . Scroll to see content

Jadi Parpol Nonparlemen Terbesar, Partai Perindo Sibuk Peduli dan Turun Tangan, Bukan Serang Politisi Lain

Senin, 07 Februari 2022 - 12:31:00 WIB
Jadi Parpol Nonparlemen Terbesar, Partai Perindo Sibuk Peduli dan Turun Tangan, Bukan Serang Politisi Lain
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Yerry Tawalujan. (Foto iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebagai parpol nonparlemen terbesar pada Pemilu 2019, Partai Perindo terus bergerak masif menuju Pemilu 2024.

Partai Perindo yang identik dengan peduli dan turun tangan justru makin sibuk mengupayakan kesejahteraan rakyat, bukan menyerang politisi lain. 

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Yerry Tawalujan.

"Partai Perindo sibuk untuk terus mengupayakan kesejahteraan rakyat. Sebagai parpol nonparlemen terbesar, kami pikirkan apa hal terbaik yang harus dilakukan agar rakyat sejahtera, karena kami tidak punya waktu untuk menyerang politisi lain untuk menaikkan pamor partai," jelas Yerry, Senin (7/2/2022).

Juru bicara Partai Perindo ini menjelaskan partainya telah membagikan sekitar 2 juta paket sembako dalam 2 tahun terakhir untuk warga terdampak pandemi Covid-19 dan warga yang terkena bencana.

"Dalam 2 tahun terakhir, kami telah menyalurkan sekitar 2 juta paket sembako di seluruh provinsi untuk membantu warga terdampak pandemi, dan membantu daerah-daerah yang terkena bencana alam, seperti di NTT, Sulbar, Lumajang-Jatim, Banten, dan sebagainya," jelas Yerry.

Yerry menjelaskan bahwa partainya akan memastikan 408 anggota legislatif di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia untuk makin aktif 'bersuara lewat perbuatan' dengan berbuat baik membantu rakyat.

"Kami mendorong 408 anggota legislatif kami untuk makin aktif 'berteriak' lewat perbuatan baik membantu rakyat, bukan hanya vokal di media saja. Apalagi kalau hanya vokal menyerang politisi lain. Tidak elok itu," jelas Yerry.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut