Jalani Sidang, Nadiem Ngaku Masih Butuh Perawatan Medis di RS
JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengaku masih membutuhkan perawatan medis selama lima hari. Hal itu dia sampaikan di ruang sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM), Senin (2/2/2026).
Awalnya, Ketua Majelis Hakim Purwanto S Abdullah menanyakan kondisi kesehatan Nadiem sebelum melanjutkan persidangan.
"Untuk kondisi kesehatan saya, saya siap menghadapi sidang hari ini, namun atas rekomendasi dokter saya masih harus melakukan tindakan medis selama lima hari setelah ini di rumah sakit," kata Nadiem.
Nadiem menyebut, meski mengalami gangguan kesehatan, penahanannya tidak dibantarkan. Dalam sepekan ini menurutnya, dia hanya bisa meminta izin untuk berobat.
Jalani Sidang, Nadiem: Makin Cepat Kebenaran Terbuka Semakin Baik
"Sebelumnya apakah seminggu ini dibantar atau hanya izin berobat saja?" tanya hakim. "Hanya berobat saja," jawab Nadiem.
Nadiem sebelumnya didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp2,1 triliun dalam pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2020-2022.
Angka ini berasal dari Rp1,5 triliun (Rp1.567.888.662.716,74) yakni angka kemahalan harga Chromebook.
Kemudian Nadiem disebut melakukan kerugian keuangan negara pada CDM yang dinilai tidak diperlukan dan tidak bermanfaat yang mencapai USD44.054.426 atau setara Rp621 miliar berdasarkan kurs terendah periode Agustus 2020-Desember 2022.
Selain itu, Nadiem didakwa menguntungkan diri sendiri dan pihak lain. Total 25 pihak diperkaya termasuk Nadiem yang mendapatkan keuntungan sebesar Rp809 miliar.
Editor: Reza Fajri