Jasa Marga Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek saat Libur Panjang Imlek
JAKARTA, iNews.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sebanyak 1,6 juta kendaraan akan meninggalkan Jabotabek pada periode libur panjang Imlek 2026. Libur panjang tersebut berlangsung pada 13-17 Februari 2026.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menyebut, angka kenaikan volume kendaraan 13,34 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal. Jumlah kendaraan yang melintas itu merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
"Kami menghimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi ini agar perjalanan lebih terencana sehingga pengalaman berkendara di jalan tol lebih aman dan nyaman karena telah diantisipasi sebelum perjalanan dimulai," kata Rivan dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).
Dari total prediksi 1,6 juta kendaraan yang meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga Group, sebanyak 831.000 kendaraan akan meninggalkan Jabotabek pada libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Distribusi lalu lintas yang menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 44,6 persen, arah Barat (Merak) sebesar 28,2 persen dan arah Selatan (Puncak) sebesar 27,2 persen.
Catat! Rangkaian Kegiatan Perayaan Imlek 2026 di Jakarta
Sementara itu, untuk jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Jabotabek, Jasa Marga memprediksi 846.000 kendaraan yang didominasi dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 44,6 persen, dari arah Barat (Merak) 28,8 persen serta dari arah Selatan (Puncak) 26,6 persen.
Menaker Imbau Perusahaan Swasta WFA selama Masa Libur Lebaran 2026
Dia juga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dengan menjaga jarak aman, terutama saat kondisi hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan gangguan perjalanan.
Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, memanfaatkan waktu istirahat secara optimal di rest area, memastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
Editor: Aditya Pratama