Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemudik Sekeluarga Kecelakaan di Jalur Klemuk Batu, 1 Orang Tewas 3 Luka
Advertisement . Scroll to see content

Jasa Marga Ungkap Microsleep Jadi Penyebab Utama Kecelakaan selama Mudik Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:26:00 WIB
Jasa Marga Ungkap Microsleep Jadi Penyebab Utama Kecelakaan selama Mudik Lebaran
Ilustrasi microsleep saat berkendara. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan, microsleep atau tidur singkat saat berkendara menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran. Kondisi tersebut dinilai kerap terjadi tanpa disadari pengemudi, terutama saat tubuh mengalami kelelahan.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono menyebut, perlambatan kendaraan di jalan tol tidak selalu disebabkan kepadatan lalu lintas, tetapi juga karena adanya pengemudi yang kehilangan konsentrasi akibat tertidur sesaat.

"Ketika jalan melambat, bukan karena apa-apa, tapi tertidur," kata Rivan dalam konferensi pers di Jasa Marga Tollroad Command Center dikutip, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, petugas kepolisian bersama patroli jalan tol beberapa kali menemukan pengemudi yang tertidur saat berada di jalur perjalanan. Bahkan, lebih dari lima pengemudi dibangunkan petugas saat patroli berlangsung.

Dia menuturkan, kondisi fisik pengemudi sangat memengaruhi keselamatan perjalanan, terutama pada masa mudik ketika banyak orang menempuh perjalanan jauh setelah sahur atau beraktivitas sejak dini hari.

"Artinya fisik pengemudi pun harus dijaga. Karena mungkin habis sahur, kan mesti kenyang sedikit ya, agak pengaruh pada ngantuk ya, microsleep seperti itu," katanya.

Rivan menambahkan, sebagian besar kecelakaan yang terjadi selama arus mudik berkaitan dengan menurunnya fokus dan konsentrasi pengemudi. 

Karena itu, kepatuhan terhadap aturan berkendara, pengaturan waktu istirahat, serta menjaga kondisi tubuh dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan.

"Dan terbukti bahwa kebanyakan dari accident selalu ngantuk. Nah, fokus, konsentrasi, penataan, kepatuhan, taat terhadap apa yang dilakukan itu penting berpengaruh. Bukan dampaknya saja," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut