Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marc Marquez Diserbu Fans Setibanya di Lombok, Sambutan jelang MotoGP Mandalika 2026 Bikin Terharu
Advertisement . Scroll to see content

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Distribusi BBM Diperkuat ke 72 SPBU di Lombok

Rabu, 07 Oktober 2026 - 21:00:00 WIB
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Distribusi BBM Diperkuat ke 72 SPBU di Lombok
Jelang MotoGP Mandalika 2026, distribusi BBM di Lombok diperkuat dengan 28 mobil tangki dan pengamanan stok di 72 SPBU. (Foto: Dok. Elnusa Petrofin)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Pulau Lombok diperkuat menjelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026. Sebanyak 28 mobil tangki dengan total kapasitas 440 kiloliter (KL) disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat dan pengunjung.

Penguatan distribusi dilakukan PT Pertamina (Persero) melalui PT Elnusa Petrofin (EPN) sejak 4 Oktober 2026 dengan menyalurkan BBM ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sebagai langkah pengamanan stok selama rangkaian event berlangsung.

Selain 28 mobil tangki, EPN menyiagakan 136 awak mobil tangki (AMT) serta dua unit mobil tangki spot charter berkapasitas total 32 KL.

Distribusi BBM dilakukan dari Integrated Terminal (IT) Ampenan menuju 72 SPBU dan 45 Pertashop di Pulau Lombok. Untuk kawasan Mandalika, SPBU 54.835.08 dan 54.835.14 disiapkan sebagai SPBU kantong yang menjadi titik perhatian selama event.

Direktur Operasi dan Pemasaran Elnusa Petrofin Ferdiansyah mengatakan, kesiapan distribusi tidak hanya dilakukan melalui penambahan armada dan personel, tetapi juga penguatan aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

“Kesiapan menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia kami lakukan bukan hanya dengan memperkuat armada dan personel, tetapi juga memastikan aspek keselamatan dan kesehatan menjadi bagian utama dalam setiap proses distribusi. Kami ingin memastikan kebutuhan BBM masyarakat dan aktivitas di sekitar Mandalika tetap terlayani dengan baik, dengan proses operasional yang aman dan terjaga,” ujar Ferdiansyah dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).

Penguatan distribusi juga dilakukan di sejumlah jalur masuk utama Lombok. Empat pelabuhan yang menjadi perhatian dalam pengaturan prioritas pengiriman yakni Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur, Pelabuhan Lembar dan Gili Mas di Lombok Barat, serta Pelabuhan Bangsal di Lombok Utara.

Penyesuaian pola distribusi dilakukan saat memasuki periode puncak kegiatan. Pada Sabtu (10/10/2026), penyaluran BBM direncanakan dimulai lebih awal pukul 01.00, sedangkan pada hari pelaksanaan utama, mobil tangki disiagakan di dua SPBU yang berada paling dekat dengan kawasan sirkuit.

Berbeda dengan operasional reguler, EPN mempercepat jadwal perawatan berkala mobil tangki untuk memastikan armada dalam kondisi optimal. Setiap kendaraan juga menjalani Pre-Trip Inspection (PTI) dan Daily Inspection (DI) oleh AMT dan mekanik dengan pengawasan tim Health Safety Security and Environment (HSSE).

Kesiapan personel turut diperkuat melalui briefing dan pembekalan mengenai kondisi operasional di lapangan, termasuk mitigasi serta alternatif jalur saat terjadi kepadatan lalu lintas. Sebelum bertugas, AMT juga menjalani Fit to Work (FTW) untuk memastikan kondisi fisik mereka layak menjalankan pekerjaan.

Untuk menjaga beban kerja personel selama periode operasional yang meningkat, EPN melakukan perataan Load of Operation (LO) berdasarkan kebutuhan DOT harian. Dukungan bagi AMT juga diberikan melalui penyediaan extra fooding dan vitamin.

Pengawasan distribusi diperkuat dengan menyiagakan personel HSSE dan medis selama operasional. Pemantauan dilakukan melalui Road Traffic Control (RTC) di lokasi dan pusat agar kondisi distribusi dapat dipantau serta dikoordinasikan secara cepat.

“Kami melihat kesiapan personel sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan distribusi. Karena itu, treatment yang diberikan tidak hanya kepada armada, tetapi juga kepada AMT, mulai dari kesiapan fisik, pembekalan menghadapi kondisi jalan, hingga dukungan selama operasional. Harapannya, seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan aman dan optimal selama event berlangsung,” kata dia. 

Selama MotoGP Indonesia 2026, EPN akan menyiagakan mobil tangki dan AMT di sejumlah titik strategis, dengan fokus utama pada dua SPBU terdekat dari sirkuit. Koordinasi dilakukan bersama pemangku kepentingan internal dan eksternal untuk menjaga kelancaran distribusi serta merespons kebutuhan di lapangan.

Penguatan tersebut ditujukan untuk menjaga ketahanan BBM di Lombok selama gelaran internasional berlangsung. Selain mendukung event, distribusi juga diarahkan agar kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan aktivitas ekonomi tetap terlayani di tengah meningkatnya mobilitas.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut