Jokowi 2 Hari ke Lampung, TKN: Tugas Presiden Layani Seluruh Rakyat

Aditya Pratama · Jumat, 23 November 2018 - 02:01 WIB
Jokowi 2 Hari ke Lampung, TKN: Tugas Presiden Layani Seluruh Rakyat

Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo dijadwalkan melaksanakan kunjungan kerja ke Lampung pada Jumat dan Sabtu (22-23/11/2014). Dalam kunjungan ini, Jokowi tidak hanya melakukan agenda sebagai presiden pada Jumat (hari aktif), namun juga capres keesokan harinya.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto menilai tidak ada masalah dengan dua peran yang dilakoni Presiden Jokowi pada kunjungan kerjanya tersebut. Jokowi, kata dia, tetap mengedepankan tanggung-jawab sebagai presiden. Hal ini sekaligus menunjukkan keseriusan Jokowi dalam bekerja.

"Pak Jokowi lebih mengedepankan tanggung-jawab sebagai presiden bagi seluruh masyarakat. Terbukti Pak Jokowi datang bertemu dengan seluruh komponen rakyat, bukan hanya bertemu dengan pendukungnya," kata Hasto di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).

BACA JUGA: Jokowi-Ma'ruf Unggul Hampir di Semua Wilayah

Disinggung bahwa kunjungan itu dalam rangka penguatan suara di Sumatera, Hasto menyebut hal itu sah-sah saja. Apalagi Lampung merupakan basis PDI Perjuangan sejak Pemilu 2014.

"Tentu saja kita harapkan ada daya dukungan yang makin positif terhadap kepemimpinan pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin," ujar Sekjen PDIP ini.

Wakil Ketua TKN Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan hal senada. TKN tidak akan mencampuri kegiatan Jokowi sebagai presiden di Lampung. Hal itu sesuai dengan aturan yang tercantum dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

BACA JUGA: Kurang Dana, Prabowo Ngaku Pinjam ke BI tapi Ditolak

"Acara pak Jokowi di hari kerja tetap menjalankan tugas sebagai Presiden. TKN dan TKD tidak mencampuri acara itu. Hari Sabtu dan Minggu baru kampanye," kata Lodewijk.

Selama berada Lampung, sekjen Partai Golkar itu menjelaskan, Jokowi akan melaksanakan enam kali pertemuan. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi dalam kapasitasnya sebagai presiden, sementara sisanya sebagai capres karena melakukan kampanye.


Editor : Zen Teguh