Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MK Minta Roy Suryo cs Lampirkan Bukti Jadi Tersangka Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Disebut-sebut dalam Sidang PHPU di MK, Ini Respons Istana

Senin, 01 April 2024 - 15:54:00 WIB
Jokowi Disebut-sebut dalam Sidang PHPU di MK, Ini Respons Istana
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut disebut-sebut dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) telah digelar di MK sejak Rabu (27/3/2024).

Merespons hal itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak mengikuti dengan seksama persidangan PHPU Pilpres 2024.

"Kita ikuti dengan seksama persidangan," kata Moeldoko di Kantor KSP, Jakarta, Senin (1/4/2024).

Sebelumnya, Tim Hukum Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) menilai Presiden Jokowi menjalankan beberapa agenda untuk melanggengkan kekuasaan. Hal itu disampaikan saat sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2024.

“Tahap pertama, melalui wacana jabatan presiden selama tiga periode dengan berbagai instrumen,” kata Ketua Tim Hukum AMIN, Ari Yusuf Amir dalam sidang.

Sementara itu, Ketua tim hukum pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis mengatakan, Pilpres 2024 hanya menjadi aksi teatrikal belaka. Penyebabnya, banyak pelanggaran termasuk dugaan nepotisme yang dilakukan Presiden Jokowi.

“Nepotisme yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2024 dilakukan begitu rapi secara terstruktur, sistematis, dan masif yang pada akhirnya membuat Pilpres 2024 hanya menjadi aksi teatrikal belaka,” kata Todung, Rabu (27/3/2024).

Todung mengatakan, tercatat ribuan pelanggaran pemilihan umum pada tahap pra-pemilihan sangat serius dan memengaruhi perilaku pemilih yang mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 14 Februari 2024.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut