Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M6,0 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi : Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia pada G20

Kamis, 23 September 2021 - 09:57:00 WIB
Jokowi : Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia pada G20
Presiden Jokowi menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama kepemimpinan Indonesia. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id — Pada tahun 2022 mendatang, Indonesia akan memegang presidensi G20 dengan mengusung tema besar "Recover Together, Recover Stronger". Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia akan berupaya agar G20 dapat bekerja untuk kepentingan semua negara dan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama kepemimpinan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-76 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (23/9/2021).

"Indonesia akan berupaya agar G20 dapat bekerja untuk kepentingan semua, untuk negara maju dan berkembang, Utara dan Selatan, negara besar dan kecil, negara kepulauan dan pulau kecil di Pasifik, serta kelompok rentan yang harus diprioritaskan," ujar Jokowi dilansir dari rilis Biro Pers Sekretariat Presiden.

"Inklusivitas adalah prioritas utama kepemimpinan Indonesia. Ini komitmen Indonesia untuk membuktikan no one left behind," sambungnya.

Selain itu, ekonomi hijau dan berkelanjutan juga akan menjadi prioritas. Presiden Jokowi memahami bahwa Indonesia memiliki nilai yang strategis dalam isu perubahan iklim. Untuk itu, Presiden Jokowi memastikan bahwa Indonesia terus bekerja keras memenuhi komitmennya.

"Pada tahun 2020, Indonesia telah berhasil menurunkan kebakaran hutan sebesar 82 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laju deforestasi turun signifikan, terendah dalam 20 tahun terakhir. Dalam tatanan global, Indonesia ingin mengedepankan burden sharing, berbagi beban," bebernya.

Untuk menghadapi agenda bersama dunia yang sangat berat, Indonesia kembali menyampaikan harapan dan dukungannya terhadap multilateralisme. Menurut Presiden Jokowi, multilateralisme yang efektif dengan kerja dan hasil yang konkret harus terus dikawal bersama.

"Let us work together, to Recover Together Recover Stronger," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut