Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Lengah, Ada 18,9 Juta Orang Tetap Mau Mudik
JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah tak lengah dalam penanganan covid-19 di daerah masing-masing. Apalagi saat ini pemerintah fokus menekan penularan covid-19 saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Jokowi mengatakan lonjakan kasus covid-19 di negara lain seperti India harus menjadi pembelajaran.
“Lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara belakangan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk waspada. Kepada seluruh kepala daerah saya sampaikan jangan pernah lengah, sekecil apapun kasus aktif di satu provinsi, kabupaten atau kota,” kata Jokowi dikutip dari akun Instagramnya @Jokowi, Jumat (30/4//2021).
Apalagi dalam waktu dekat merupakan momen Perayaan Hari Raya Idul Fitri. Dia meminta kepala daerah terus menyosialisasikan larangan mudik kepada masyarakat.
Jelang Larangan Mudik, Penumpang Kereta Api di Stasiun Kiaracondong Meningkat
“Menjelang perayaan Idul Fitri mendatang, saya meminta para kepala daerah untuk terus-menerus menyampaikan kebijakan peniadaan mudik dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tuturnya.
Jokowi menyebut sebelum ada kebijakan larangan mudik, terdapat 89 juta orang atau 33 persen dari penduduk Indonesia yang masih ingin mudik. Begitu ada larangan mudik, turun menjadi 11 persen atau 29 juta orang.
“Setelah sosialisasi, saya, gubernur, bupati, wali kota juga menyampaikan mengenai larangan mudik turun menjadi 7 persen. Tujuh persen ini masih besar, 18,9 juta orang. Sekali lagi, jangan lengah!” ujarnya.
Editor: Rizal Bomantama