Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kuasa Hukum Jokowi: Permintaan Maaf Rismon Sianipar Bukti Ijazah Jokowi Asli
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Minta Para Menteri Waspada Bencana Hidrometeorologi akibat La Nina

Selasa, 13 Oktober 2020 - 10:48:00 WIB
Jokowi Minta Para Menteri Waspada Bencana Hidrometeorologi akibat La Nina
Presiden Joko Widodo meminta para menterinya mewaspadai bencana Hidrometeorologi akibat La Nina. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menterinya mewaspadai peningkatan curah hujan bulanan di Indonesia sebagai dampak dari fenomena La Nina. Kewaspadaan itu merujuk data yang disampaikan Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Laporan yang saya terima dari BMKG fenomena La Nina diprediksi akan menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia akan naik 20 sampai 40 persen di atas Normal," ujarnya.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam dapat terbatas dengan tema "Antisipasi Bencana Hidrometeorologi" melalui "video conference" dengan para Menteri Kabinet Indonesia Maju di Jakarta, Selasa (13/10/2020). Jokowi ingin jajarannya menyiapkan diri mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi akibat dampak dari La Nina.

"Saya ingin agar kita semuanya menyiapkan diri mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi," katanya.

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan jajarannya mengantisipasi dampak La Nina terhadap produksi sektor pertanian, perikanan, juga perhubungan. Dia ingin hal tersebut dikalkulasikan secara cermat karena peningkatan curah hujan tersebut tidak kecil.

"Karena 20 sampai 40 persen (peningkatan akumulasi curah hujan bulanan akibat La Nina) itu bukan kenaikan yang kecil," ucapnya.

"Saya juga minta supaya disampaikan, disebarluaskan informasi mengenai perkembangan cuaca secepat-cepatnya ke seluruh provinsi dan daerah sehingga tahu semuanya sebetulnya curah hujan bulanan ke depan ini akan terjadi kenaikan seperti apa," tutur Jokowi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut