Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Denny Indrayana Jawab Jokowi: Cawe-Cawe Pilpres 2024 Justru Operasi Politik
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Singgung Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran, Ray Rangkuti: Ada Kepanikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07:00 WIB
Jokowi Singgung Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran, Ray Rangkuti: Ada Kepanikan
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Ary Wahyu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengaku tidak terkejut dengan pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menduga ada operasi politik untuk menurunkan reputasi keluarganya di balik polemik ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Ray mengatakan pernyataan Jokowi tersebut bukan hal baru. 

Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan mengenai sosok yang disebut Jokowi sebagai aktor maupun pihak yang menunggangi isu tersebut.

"Kenapa saya enggak terkejut dan tidak heran? Karena ini sudah biasa dilakukan oleh Pak Jokowi. Dan sampai sejauh ini kita belum pernah mendapatkan kejelasan siapa aktor dan siapa penunggang gelap yang dimaksud oleh Pak Jokowi sejak 3 tahun yang lalu sudah sering diungkapkan Pak Jokowi kondisi seperti ini," kata Ray saat dihubungi iNews.id, Sabtu (17/10/2026).

Selain itu, Ray menilai pernyataan tersebut menunjukkan kepanikan di lingkungan Jokowi menyusul perkembangan isu ijazah Gibran, khususnya dorongan penggunaan hak angket untuk membentuk panitia khusus (pansus).

"Ini saya kira menunjukan bahwa ada kepanikan di lingkungan Pak Jokowi terkait dengan perkembangan ijazah ini, khususnya dorongan supaya dilakukan hak angket yang hari demi hari makin membesar, dan seperti biasa kala Pak Jokowi kehabisan argumen, nah beliau akan sampaikan pernyataan seperti ini," ucap Ray.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut