Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak saat Liput Anak Krakatau, DPR: Maksimalkan Pencarian
JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPR Saan Mustopa meminta Basarnas memaksimalkan pencarian jurnalis iNews, Yudistiro Pranoto dan empat wartawan lain yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Dia akan mendorong seluruh pihak terkait, khususnya Basarnas, untuk melakukan pencarian secara serius dan terus-menerus.
Menurutnya, kepastian keberadaan kelima jurnalis tersebut penting untuk diketahui.
"DPR akan mendorong kepada seluruh pihak, terutama pihak-pihak terkait dalam hal ini Basarnas maupun yang lain, secara sungguh-sungguh dan terus-menerus untuk mencari keberadaan kelima jurnalis tersebut. Karena penting kita untuk tahu tentang kepastian keberadaan mereka itu," ujar Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).
Dia menegaskan DPR ingin kelima jurnalis tersebut segera ditemukan. Saan menyebut pencarian harus dilakukan secara serius dan maksimal karena menyangkut para jurnalis serta keluarga mereka.
"Kita ingin bahwa mereka segera untuk bisa ditemukan keberadaannya ada di mana, karena ini menyangkut apa, bukan hanya yang bersangkutan, tapi juga keluarga dan juga apa, kita semua. Jadi sekali lagi, DPR terus akan berupaya mendorong seluruh pihak terkait untuk secara sungguh-sungguh dan maksimal untuk mencari keberadaan mereka," ucap dia.
Diketahui, Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan menggunakan speedboat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Selain Yudistiro Pranoto dari iNews, empat jurnalis lainnya yakni Muhammad Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Arie Basuki dari Merdeka, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.
Tim SAR hingga kini masih melakukan pencarian kelima jurnalis bersama tiga orang lainnya dalam kapal yang hilang kontak tersebut. Mereka juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memperluas upaya pencarian.
Tim SAR menyisir perairan dan daratan di sekitar Pulau Sebesi serta kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menemukan jejak dan memastikan keberadaan kelima jurnalis tersebut.
Kapal KN 247 Tetuka juga untuk menyisir sejumlah wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi keberadaan rombongan. Operasi pencarian dilakukan dari Pelabuhan Pelindo, Cilegon, Banten.
Editor: Rizky Agustian