Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dasco Prihatin Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak saat Liput Anak Krakatau, Dorong Pencarian Maksimal
Advertisement . Scroll to see content

Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Polisi Buka Posko

Rabu, 09 September 2026 - 13:50:00 WIB
Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Polisi Buka Posko
Tim SAR gabungan melakukan pencarian jurnalis iNews dan 4 wartawan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: iNews TV/Iskandar Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian jurnalis iNews Yudistiro Pranoto dan 4 wartawan lainnya yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, hingga Rabu (9/9/2026). Polda Banten pun menyiapkan pos antemortem di sekitar lokasi. 

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan pos antemortem disiapkan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) sebagai bagian dari kesiapsiagaan jika proses identifikasi diperlukan.

"Kami telah menyiapkan posko antemortem sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan," ucap Hengki, Rabu (9/9/2026).

Diketahui, tim terpadu langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai hilangnya kontak rombongan media. Operasi SAR kemudian dilanjutkan hingga hari ini.

“Sejak mendapatkan informasi pada hari Selasa, tim sudah melakukan pencarian. Dari kemarin hingga hari ini dilanjutkan, baik Basarnas, Polda, Polairud, Lanal, TNI, BPBD dan unsur terkait lainnya bersama-sama melakukan pencarian,” kata Hengki.

Hengki menegaskan keselamatan personel menjadi perhatian utama selama proses pencarian. Pihaknya juga memastikan sarana, prasarana dan sumber daya manusia yang dikerahkan dalam operasi berada dalam kondisi siap.

“Kita akan bekerja keras untuk menemukan rekan-rekan kita yang sampai sekarang belum ditemukan. Namun, keselamatan seluruh tim terpadu yang melakukan pencarian juga harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Untuk pemantauan dari udara, Hengki menyebut langkah tersebut belum dilakukan. Hingga saat ini, pencarian masih difokuskan melalui jalur laut. Hal itu dipertimbangkan dengan melihat perkembangan situasi dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Untuk sampai dengan sekarang belum. Nanti melihat perkembangan hari ini, saya akan minta petunjuk. Kita bisa juga melakukan pemantauan, tetapi situasi erupsi juga harus menjadi pertimbangan,” tutup Hengki.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut