Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Tren Nasi Padang Sachet, Pandawara Ingatkan Potensi Polusi Sampah Baru
Advertisement . Scroll to see content

Kampanye Tolak Plastik, Menteri Susi: Pembuang Sampah ke Laut, Tenggelamkan

Senin, 22 Juli 2019 - 00:21:00 WIB
Kampanye Tolak Plastik, Menteri Susi: Pembuang Sampah ke Laut, Tenggelamkan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin pawai tolak plastik sekali pakai di Jakarta, Minggu (21/7/2019). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin pawai monster plastik di kawasan car free day (CFD), Minggu (21/7/2019). Pawai aksi tolak plastik sekali pakai itu, diikuti 1.500 orang, seperti Pandu Laut Nusantara, 47 organisasi dan komunitas sipil lainnya.

Susi berharap, isu sampah plastik dapat ditangani serius. Selain karena bermuara di laut Indonesia, sampah tersebut juga dikonsumsi ikan-ikan. Sehingga dapat membahayakan masyarakat yang mengonsumsi.

Padahal, ikan merupakan sumber protein yang paling mudah didapat. "Nanti kita makan ikan yang isinya plastik. Nanti juga nelayan lebih banyak nangkap plastik daripada ikan," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Guna mencegah terjadinya kondisi tersebut, Susi mengajak masyarakat untuk mengurangi pemakaian plastik sekali pakai sehari-hari. "Mari kita mulai dari diri kita. Kurangi penggunaan plastik sekali pakai. Janji tidak mau lagi pakai kresek, sedotan plastik, botol plastik sekali pakai, dan kemasan sachet," ujarnya.

Susi juga mengajak masyarakat agar mengganti penggunaan produk-produk plastik sekali pakai dengan produk yang lebih ramah lingkungan, seperti tas kain dan botol tumblr. "Minum juga tidak usah pakai sedotan kayak baby kan malu. Kecuali sedotannya bawa sendiri yang dari logam, bambu, atau kertas," ucapnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin pawai tolak plastik sekali pakai di Jakarta, Minggu (21/7/2019). (Foto: Istimewa)

Kepada institusi pemerintah, Susi meminta agar mengeluarkan peraturan yang melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai. Saat ini, beberapa pemerintah daerah (Pemda) sudah mengatur peraturan terkait. Dia berharap agar lebih banyak lagi pemerintah daerah mengeluarkan aturan serupa.

"Sekarang, pemerintah Bali dan Banjarmasin sudah melarang pemakaian plastik sekali pakai. Namun, plastik masih begitu banyak. Apalagi kalau kita tidak mengurangi dan melarangnya," katanya.

"Illegal fishing kita tenggelamkan, pencuri ikan kita tenggelamkan. Pembuang sampah plastik ke lautan juga harus kita tenggelamkan!" ujar Susi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin pawai tolak plastik sekali pakai di Jakarta, Minggu (21/7/2019). (Foto: Istimewa)

Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Sebanyak 3,2 juta ton di antaranya merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Berdasarkan sumber yang sama, kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut