Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Klarifikasi TikToker Saturdeps usai Serang Restoran Ivan Gunawan, Pengakuannya Mengejutkan!
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Kaltara soal Kematian Ajudan: Saya Siap Diklarifikasi

Kamis, 28 September 2023 - 13:28:00 WIB
Kapolda Kaltara soal Kematian Ajudan: Saya Siap Diklarifikasi
Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya, menyatakan siap diklarifikasi oleh Propam Polri terkait kematian ajudannya, Brigadir Setyo Herlambang. (Foto: Humas Polda Kaltara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Daniel Adityajaya, menyatakan siap diklarifikasi oleh Propam Polri. Penegasan disuarakan terkait kematian ajudannya, Brigadir Setyo Herlambang.

"Apabila dibutuhkan untuk membuat terang masalah ini, saya siap untuk diklarifikasi," kata Daniel saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (28/9/2023).

Daniel menekankan, Polri sudah bergerak secara transparan untuk melakukan pengusutan sejak peristiwa itu mencuat. 

"Polri sudah transparan dari awal penanganan kasus ini, dan pimpinan Polri sudah berkomitmen untuk mengusut masalah ini secara obyektif dan transparan," ujar Daniel.

Sebagaimana diberitakan, Polri membuka peluang memeriksa Kapolda Kaltara, Irjen Daniel Adityajaya, terkait kematian ajudannya, Brigadir Setyo Herlambang. Pemeriksaan akan dilakukan oleh Propam Polri apabila membutuhkan keterangan Daniel selaku atasan Setyo.

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, sampai saat ini Daniel belum diperiksa terkait peristiwa itu.

"Apabila Pak Kapolda memang terkait masalah itu bisa diperiksa, tapi sampai dengan saat ini belum diperiksa," kata Sandi kepada wartawan, Kamis (28/9/2023).

Sandi mengatakan, tim Propam Polri yang telah dikerahkan ke Polda Kaltara masih akan memeriksa saksi-saksi lain terlebih  dahulu. Apabila berdasarkan hasil gelar perkara keterangan Daniel diperlukan, maka pemeriksaan baru akan dilakukan.

"Nanti akan disimpulkan dari hasil penyelidikan-penyelidikan dan nanti akan digelar apakah dibutuhkan atau tidak," ujar Sandi.

Sebagaimana diberitakan, Setyo ditemukan tewas di rumah dinas Kapolda Kaltara pada Jumat (22/9/2023) sekitar pukul 13.10 WITA. Dia tewas diduga setelah pulang Salat Jumat lalu membersihkan senjata api miliknya di dalam kamar.

Saat ditemukan, jenazah Setyo bersimbah darah. Di sampingnya tergeletak senjata api jenis HS-9 dengan nomor senpi HS178837 milik Setyo yang merupakan inventaris dinas.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, korban diduga seorang diri di kamar saat insiden terjadi.

Hasil autopsi menunjukkan Setyo meninggal akibat pendarahan parah. Pendarahan itu disebabkan oleh tembakan pada dada kiri yang menembus jantung dan paru-paru.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut