Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puan Soroti Karhutla Makin Meluas: Harus Satu Kendali Lindungi Warga
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Mamasa Sulbar Hanguskan 5 Ha Lahan, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 05 September 2026 - 07:51:00 WIB
Karhutla di Mamasa Sulbar Hanguskan 5 Ha Lahan, Petugas Berjibaku Padamkan Api
Karhutla menghanguskan sekitar 5 hektare lahan di Mamasa, Sulbar. (Foto: Polri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Dusun Pasir Putih, Desa Rantekamase, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (3/9/2026). Kobaran api menghanguskan lahan seluas kurang lebih lima hektare (ha). 

Area yang terbakar terdiri atas kebun milik warga dan vegetasi hutan nonproduktif di sekitar bahu Jalan Poros Polewali-Mamasa.

Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino mengimbau masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap bahaya karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Hindari membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan,” ujar Ariantony, Sabtu (5/9/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga warga setempat mengalami kerugian setelah sejumlah tanaman di kebun mereka ikut terbakar.

Kebakaran pertama kali diketahui anggota Damkar Sumarorong, John Sora, sekitar pukul 02.00 WITA. Saat melintas di lokasi, dia melihat kobaran api dan langsung melakukan pemadaman awal bersama tim.

Upaya pemadaman membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.00 WITA. Namun, sisa bara di lokasi kembali memicu kebakaran setelah tertiup angin kencang.

Sekitar pukul 11.10 WITA, warga kembali melaporkan api mulai membesar dan merambat ke area lainnya. Damkar Sumarorong bersama personel Polsek Sumarorong dan Koramil Sumarorong langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Penanganan diperkuat dengan kedatangan satu unit Damkar Polres Mamasa pada pukul 13.30 WITA. Tidak lama kemudian, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa turut bergabung dalam upaya pemadaman.

Melalui kerja sama lintas instansi, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.30 WITA.

Ariantony menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan menjadi langkah penting untuk melindungi lingkungan, kawasan hutan, kebun, serta permukiman warga dari ancaman kebakaran.

“Kami berharap masyarakat semakin peduli dan meningkatkan kewaspadaan. Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara, api dapat dipicu kelalaian manusia, termasuk kemungkinan pengguna jalan membuang puntung rokok sembarangan maupun aktivitas pembakaran yang tidak terkendali.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut