Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, 3 Jam Api Belum Padam
JAKARTA, iNews.id – Api yang membakar Gedung Utama Kejaksaan Agung telah berkobar selama tiga jam. Upaya pemadaman dengan mengerahkan 38 unit mobil damkar sampai saat ini terus berlangsung.
Pantauan di lapangan, hingga pukuk 22.20 WIB tak kurang dari 38 unit pemadam kebakaran telah dikerahkan. Mereka silih berganti menyemprotkan air untuk memadamkan api.
Petugas pemadam juga mengerahkan dua crane untuk memadamkan api dari ketinggian. Namun upaya ini tidak mudah. Embusan angin kencang menjadikan api menjalar dengan cepat.
“Ini sudah tak kurang dari 38 mobil damkar dan ratusan petugas. Api yang menjalar cepat sekali dan mungkin berapa ruang pimpinan juga terbakar. Tapi kami hadirkan petugas dan mobil terbaik yang kami miliki untuk mengatasi kebakaran di Kejagung,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung Kejagung, Sabtu (22/8.2020).
Kebakaran melanda Gedung Utama Kejagung, Jalan Hasanuddin, Jakarta Selatan pukul 19.10 WIB. Api membakar tujuh lantai gedung yang merupakan ruang kerja bidang intelijen dan kepegawaian.
Sejauh ini tidak ada laporan korban luka maupun jiwa. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memastikan seluruh berkas perkara yang ditangani Kejagung dan tahanan dalam kondisi aman. Mereka berada di lokasi terpisah dari gedung yang terbakar.
Pengalihan Arus Lalu Lintas
Akibat kebakaran, seluruh ruas jalan yang menuju ke Gedung Kejagung ditutup. Kendaraan dari arah Jalan Panglima Polim di perempatan Melawai diarahkan ke kanan.
"Kemudian dari arah Mabes Polri kami tutup, kami belokkan ke kanan ke arah Trunojoyo dan ke kiri ke arah Blok M," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.
Dia menambahkan, kendaraan dari Rumah Sakit Pusat Pertamina dibelokkan ke jalan Barito. Adapun yang dari arah Masjid Al Azhar masih bisa lurus. Kendati demikian, di perempatan Kejagung diarahkan ke kiri menuju Mabes Polri.
Editor: Zen Teguh