Kelompok Usia Muda Berpotensi Bawa Penularan Virus Corona Tanpa Gejala
JAKARTA, iNews.id - Juru bicara pemerintah untuk penanganan korona, Achmad Yurianto menyebut kelompok usia muda berpotensi membawa penularan virus corona (Covid-19). Mereka harus melakukan social distancing atau jaga jarak di lingkungan.
Hal itu disampaikan Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020).
"Terutama pada kelompok umur yang masih muda sering kali karena kondisi fisiknya, kondisi imunitasnya jauh lebih baik maka tidak memperhatikan menjaga jarak, sehingga dia membawa virus ini tanpa gejala dan kemudian menularkan kepada keluarganya dan kita tahu di antara keluarga kita mungkin ada yang rentan," kata Yurianto.
Yurianto mengatakan kelompok usia muda harus berhati-hati menjaga jarak di lingkungan. Jaga jarak bukan hanya melindungi diri sendiri, namun juga melindungi orang lain agar tidak terinfeksi virus corona.
Di dalam keluarga, dia menambahkan kemungkinan ditemui kelompok yang rentan terinfeksi virus corona, misalnya kelompok lanjut usia. Selain itu, orang memiliki penyakit-penyakit penyerta seperti diabetes hipertensi hingga gagal ginjal.
"Kita tahu diantara keluarga kita, mungkin lanjut usia atau penyakit sebelumnya misal diabet, gagal ginjal dan sabagainya. Mereka kalau tertular akan kondisi yang berat, tidak menuutup kemungkinan memberikan ancaman terhadap jiwanya," ujar dia.
Seperti diketahui, pemerintah mengumumkan penambahan 64 kasus positif corona atau Covid-19 pada hari ini. Pasien positif Covid-19 kini menembus angka 514.
Sementara itu ada tambahan 10 pasien meninggal dunia sehingga jumlah totalnya menjadi 48 orang. Selain itu ada sembilan pasien yang dinyatakan sembuh sehingga total menjadi 29 orang.
Editor: Faieq Hidayat