Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Kirim 137 Personel ke NTT Bantu Penanganan Korban Gempa: Tim SAR hingga Medis
Advertisement . Scroll to see content

Kemenhub Ungkap Dampak Gempa M7,7 NTT, Pelabuhan hingga Bandara Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:18:00 WIB
Kemenhub Ungkap Dampak Gempa M7,7 NTT, Pelabuhan hingga Bandara Rusak
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan merusak sejumlah pelabuhan serta Bandara Komodo. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gempa M7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) berdampak terhadap sejumlah sarana dan prasarana transportasi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat kerusakan terjadi di beberapa pelabuhan hingga Bandara Komodo.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas transportasi yang terdampak gempa. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana transportasi tetap aman digunakan.

"Kami telah menginstruksikan seluruh unit kerja terkait untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap fasilitas-fasilitas transportasi terdampak, baik pelabuhan, terminal hingga bandara, guna memastikan seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi aman pasca terjadinya gempa bumi," ujar Dudy dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (16/8/2026).

Salah satu fasilitas yang terdampak adalah Pelabuhan Laurentius Say. Gempa mengakibatkan bagian dermaga dan bangunan ruang tunggu mengalami kerusakan hingga roboh. Saat gempa terjadi, KM Bukit Siguntang diketahui sedang bersandar di dermaga pelabuhan tersebut.

Kerusakan juga terjadi di Pelabuhan Reo. Bagian kantor dan terminal mengalami kerusakan akibat gempa. Namun, Kemenhub memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut