Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Covid-19 Hari Ini Bertambah 179, Meninggal 4 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Kementan Diminta Lakukan Penelitian Lanjutan Soal Kalung Antivirus Corona

Selasa, 07 Juli 2020 - 07:15:00 WIB
Kementan Diminta Lakukan Penelitian Lanjutan Soal Kalung Antivirus Corona
Beberapa temuan antivirus berbasis eucalyptus hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melakukan penelitian lanjutan terkait dengan kalung antivirus corona yang hendak diproduksi. Pasalnya, kalung antivirus corona tersebut sampai sejauh ini disinyalir belum dapat dipastikan keampuhannya.

Kalung tersebut dikatakan terbuat dari bahan eucalyptus yang mampu membunuh virus corona. Namun, kata Saleh, Covid-19 yang dimaksud bukan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19. Karena itu, belum bisa diklaim sebagai antivirus Corona.

"Ada banyak peneliti dan lembaga penelitian yang masih meragukan temuan tersebut," kata Saleh, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Dia meminta lembaga riset yang kredibel diajaka dalam meneliti khasiat kalung tersebut. Menurutnya, masih banyak yang meragukan khasiat kalung itu.

“Menurut saya, temuan itu masih perlu didalami lagi. Kementan harus melibatkan lembaga riset lain. Orang-orang belum yakin atas temuan itu. Jika banyak yang belum yakin, tentu belum tepat jika diproduksi massal," ujar Saleh.

Setelah mencobanya, Saleh menyebut tidak tahu apakah itu efektif sebagai antivirus corona atau tidak. Menurutnya, banyak peneliti yang masih meragukan. Merekalah yang paling bisa memberikan justifikasi terhadap temuan-temuan seperti ini.

"Saya sudah melihat dua contoh produknya. Saya diberi oleh teman. Bentuknya roll on dan balsem. Saya sudah coba dua-duanya. Modelnya seperti obat gosok. Kalau digosokkan ke leher atau kulit, rasanya sedikit panas. Baunya seperti minyak kayu putih," ungkkataap Saleh.

Saleh menyebut, jika benar Kementan berhasil menemukan antivirus corona, tentu ini adalah satu temuan besar. Sebab, banyak negara yang sampai hari ini masih berusaha mempelajari dan mencari vaksin, obat, ataupun antivirus corona ini. Kalau para peneliti telah mengakui, Indonesia bisa berkontribusi dalam pemutusan mata rantai penyebaran virus corona secara global.

“Kalau benar, ini bisa menjadi temuan besar. Sebaliknya jika tidak benar, takutnya nanti kita diolok-olok orang. Makanya, sekali lagi, sebelum produksi massal, pastikan dan uji kembali. Libatkan sebanyak mungkin para ahli. Terutama mereka yang nyata-nyata masih meragukan," kata Saleh.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut