Kementerian PU bakal Audit Keamanan Struktur Bangunan Pondok Pesantren Seluruh Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan audit terhadap struktur bangunan pondok pesantren (ponpes) di seluruh Indonesia. Hal ini menyusul peristiwa ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, yang menelan banyak korban jiwa.
Menteri PU Dody Hanggodo menuturkan, pihaknya akan memberikan pendampingan teknis bagi ponpes di seluruh Indonesia, khususnya terkait keamanan struktur bangunan dan kepatuhan terhadap izin pendirian.
Dia menambahkan, tim teknis akan dikerahkan dari jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya yang telah tersebar di seluruh Indonesia untuk mengecek satu per satu struktur bangunan pondok pesantren.
"Tim dari Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebar di seluruh Indonesia, sehingga harapannya kita bisa cepat pengecekannya. Kalau terkait anggaran, InsyaAllah cukup dari APBN," ucap Dody dalam keterangannya dikutip, Rabu (8/10/2025).
Penampakan Mobil Mercy Ringsek di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Disebut Dibawa ke Rumah Kiai
Dody menambahkan, Kementerian PU akan melakukan sampling audit di provinsi dengan jumlah pesantren terbanyak. Di antaranya, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan.
Mobil Mercy Ringsek di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Disebut Dibawa ke Rumah Kiai
"Sementara yang kita tangani berdasarkan sampling dulu, yang tidak masuk sampling mungkin nanti akan dibantu lewat hotline," tuturnya.
Selain itu, Kementerian PU juga akan segera membuka layanan hotline konsultasi pembangunan pondok pesantren melalui Call Center 158.
MUI Minta Bangunan Ponpes Tak Sesuai SOP Disetop Buntut Tragedi Al Khoziny
"Jika ada pondok pesantren yang ingin dilakukan pengecekan bangunan dengan segera, bisa dikonsultasikan ke hotline tersebut dan tim akan langsung datang ke lokasi," ucapnya.
Editor: Aditya Pratama