Keren! Warga Mimika Bentangkan Bendera Merah Putih 1 Km, Libatkan Anak hingga Lansia
MIMIKA, iNews.id - Semangat nasionalisme meletup dari pesisir timur Indonesia. Warga Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Papua Tengah menggelar aksi spektakuler dengan membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter atau 1 kilometer untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Bendera raksasa tersebut terbentang melintasi dua kampung sekaligus, yakni Kampung Amar dan Kampung Manuare. Antusiasme warga begitu terasa karena kegiatan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari anak-anak Sekolah Dasar (SD), generasi muda, tokoh masyarakat, hingga para orang tua.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata dalam membina wawasan kebangsaan dan menanamkan rasa cinta tanah air kepada masyarakat, khususnya generasi penerus.
"Kegiatan ini kami lakukan untuk menunjukkan rasa cinta tanah air serta membangun nasionalisme sejak dini," ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mimika, Ronny S Marjen, Selasa (1/9/2026).
Dia menjelaskan, keterlibatan anak-anak usia SD menjadi fokus utama dalam momentum tersebut. Melalui aksi itu, generasi muda diajak untuk mengenal lambang negara secara langsung dan meresapi kemeriahan peringatan hari kemerdekaan.
"Jadi anak-anak mulai sejak dini sudah dibangun rasa nasionalisme yang kuat. Mereka bisa mengenal lambang negara dan merasakan antusiasme peringatan 17 Agustus. Ini merupakan hal baik yang harus kita pertahankan," ucap dia.
Pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 1 kilometer merupakan rangkaian penutupan peringatan HUT ke-81 RI di Distrik Amar. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan gelora semangat kemerdekaan tidak hanya milik warga di kawasan perkotaan.
Kebanggaan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berkibar sama tingginya hingga ke tingkat distrik, baik di wilayah pesisir pantai maupun pegunungan.
"Kegiatan ini sebagai sarana edukasi, untuk meningkatkan rasa nasionalisme kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ananias Faot.
Editor: Rizky Agustian