Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Picu Lonjakan Kasus Covid, Eris Masuk Daftar Varian of Interest WHO
Advertisement . Scroll to see content

Ketua IDI Sebut Omicron Tak Lebih Berat, Tapi Menular 5 Kali Lebih Cepat

Sabtu, 18 Desember 2021 - 14:40:00 WIB
Ketua IDI Sebut Omicron Tak Lebih Berat, Tapi Menular 5 Kali Lebih Cepat
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng M Faqih. (Foto: SINDOnews/Lukman Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih menjelaskan bahwa covid-19 varian omicron tidak lebih berat dari varian lainnya. Tetapi, memiliki tingkat penularan yang lebih capat.
 
“Awalnya memang beritanya agak simpang siur ya, tetapi sudah dikonfirmasi oleh para ahli gejala omicron ini tidak lebih berat, malah lebih ringan. Tetapi, kecepatan penularannya bisa lima kali, ada yang menyebut angka 500% berarti 5 kali lebih cepat,” ungkap Daeng dalam Polemik MNC Trijaya yang bertajuk “Heboh Omicron” secara daring, Sabtu (18/12/2021). 
 
Walaupun memiliki gelaja yang lebih ringan, Daeng mengingatkan untuk orang-orang yang memiliki penyakit tertentu atau penyakit yang menyebabkan daya tahan tubuh itu menurun, seperti HIV dan penyakit kronis lainnya varian omicron akan berakibat pada pemburukan.
 
“Itu yang dilaporkan WHO maupun dari Afrika Selatan,” terangnya. 
 
Daeng mengingatkan agar masyarakat tidak panik dalam menghadapi varian omicron, seperti gelombang kedua pada pertengahan 2021 lalu. Namun, dengan tingkat penularan yang tinggi akan menimbulkan banyak kasus dalam tempo waktu tertentu meski transmisinya lokal.
 
Sehingga, kata dia, penyediaan pelayanan, baik itu tempat pelayanan maupun pengobatan tetap dilakukan. Terutama, untuk isolasi karena diprediksi akan jauh lebih banyak kasus yang muncul dengan gejala ringan.
 
“Sebenarnya gejala covid-19 secara keseluruhan lebih banyak gejala ringan, tetapi omicron ini jauh lebih banyak lagi gejala ringan,” papar Daeng. 
 
Oleh karena itu, Daeng menyarankan agar pemerintah perlu mempersiapkan tempat-tempat untuk dijadikan tempat isolasi mandiri. Meskipun, ia sudah melihat kesiapan Satgas dalam menghadapi Omicron ini. 
 
“Tetapi, shelter-shelter untuk isolasi mandiri ini lebih disounding-sounding untuk dipersiapkan, saya kira kawan-kawan di satgas itu sudah mulai ancang-ancang, readiness dan preparedness sudah dilakukan dengan baik,” tutup dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut