Kisah Inspiratif Raffi Jadi Wisudawan Terbaik Unnes Lulus dengan IPK Nyaris Sempurna
JAKARTA, iNews.id - Menjadi wisudawan terbaik merupakan prestasi yang membanggakan. Hal itu yang juga dirasakan oleh Raffi Nanda Bagus yang baru saja dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan IPK nyaris sempurna.
Raffi diketahui memperoleh IPK 3,9 dan menjadi sarjana arsitektur. Meskipun begitu, jalan hidup pria berusia 22 tahun ini tidak lah mudah karena ia harus bekerja keras untuk mencapai titik tersebut.
Sejak kecil, Raffi tidak pernah melihat ibunya. Ia bahkan dirawat oleh kakek dan neneknya. Bagi Raffi, kakek dan neneknya merupakan obat penghibur hati yang duka sehingga ia tak pernah kekurangan kasih sayang.
Sayang, kakeknya harus berpulang ke rahmatullah saat ia sedang mengerjakan tugas akhir. Raffi pun tak lantas kehilangan arah, ia justru memantapkan hati untuk berusaha lebih keras lagi.
“Tentunya itu adalah karunia besar yang terus saya syukuri hingga hari ini. Cinta kasih mereka yang menjadi dorongan saya untuk terus berusaha. Meski kini, kakek juga telah meninggalkan kami, di saat saya sedang mengerjakan tugas akhir. Hal itu tak lantas membuat saya patah arah. Justru motivasi saya semakin tinggi untuk berusaha setiap harinya,” ucap dia dikutip dari laman resmi Unnes, Sabtu (11/3/2023).
Kisah Inspiratif Anak Cleaning Service yang Jadi Wisudawan Terbaik dengan IPK Nyaris Sempurna
Untuk dapat menyelesaikan pendidikannya di bangku kuliah, ternyata Raffi harus berjuang sendiri. Ia memanfaatkan kegemarannya dalam menggambar hingga akhirnya bisa menghasilkan uang.
“Jalan yang saya lalui tidaklah mudah. Saya harus menghidupi diri saya sendiri bahkan membayar uang kuliah. Berbekal kegemaran saya yaitu menggambar, menjadi modal berharga bagi saya. Dari sanalah beberapa karya saya berhasil tercipta dan terjual ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Dari penghasilan yang saya dapat tersebut, saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan biaya kuliah,” tutur dia.
Tak cuma fokus pada akademik, Raffi juga aktif dalam berorganisasi. Ia bahkan dipercaya menjadi Ketua Keluarga Mahasiswa Arsitektur Sthapatya Veda FT Unnes. Menariknya lagi, tugas akhir Raffi berhasil mendapat penghargaan juara 2 di Archibition 2023 oleh Ikatan Arsitek Indonesia.
Raffi pun berpesan agar semua orang dapat percaya sesulit jalan yang dihadapi pasti ada jalan keluar yang bisa dilaluinya. "Seberat apa pun jalan yang kamu lalui, percayalah akan selalu ada sepasang kaki yang kuat untuk membawamu melewatinya," katanya.
Editor: Puti Aini Yasmin