Kisah Sam Maykel Jadi Wisudawan S2 Termuda di ITB, Baru Berusia 21 Tahun
JAKARTA, iNews.id - Usia tidak menjadi halangan seseorang untuk mengejar pendidikan. Hal ini yang diyakini oleh Sam Maykel dan berhasil membawanya menjadi wisudawan magister termuda di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sam Maykel baru saja diwisuda sebagai lulusan magister jurusan Teknik Dirgantara dari FTMD (Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara) pada Sabtu (22/10/2022). Ia diwisuda bersama 2.688 wisudawan lainnya.
Keberhasilannya menjadi wisudawan termuda berusia 21 tahun berawal dari saat ia mendaftar Program Studi Sarjana Teknik Dirgantara ITB dan memutuskan untuk mengikuti jalur fast track. Dalam jalur itu, ia mendapat kemudahan untuk melanjutkan studi mereka ke jenjang magister.
Selain itu, ia juga dapat mengambil beberapa mata kuliah magister yang wajib maupun pilihan pada tahun keempat dalam program sarjananya. Setelah lulus S1, Sam Maykel dapat langsung masuk ke program magister selama satu tahun sehingga total perkuliahan S1 dan S2 hanya selama lima tahun.
Bersyukur Lulus Sarjana, Wisudawan UMS Naik Truk Menuju Lokasi Wisuda
Dalam penelitian S2-nya, Sam Maykel memilih membahas bagaimana cara mensimulasi proses manufaktur struktur komposit dengan metode VARTM. Simulasi tersebut berguna untuk memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk eksperimen berikutnya, dan menghemat biaya yang dikeluarkan apabila terjadi kesalahan atau kekurangan dalam eksperimen.
Kisah Muhammad Kevin Ardian Jadi Wisudawan Terbaik FKUI, Sempat Ditolak Organisasi
Tak semudah membalikkan telapak tangan, Sam Maykel mengaku berkuliah di ITB tak semudah yang dibayangkan. Ada banyak tugas dan ujian yang cukup susah untuk dilaksanakan.
Namun, dia bersyukur memiliki teman-teman kuliah yang saling peduli dan mendukung antarlainnya. Oleh karena itu, ia tak dan teman-temannya tak pernah merasa stres sedikit pun.
“Kita semua saling membantu, baik itu dalam hal akademik atau nonakademik. Karena ini, masa-masa kuliah kita tidak terlalu stres,” ucap dia dikutip dari laman resmi ITB, Kamis (27/10/2022).
Ternyata, Sam Maykel mengaku memiliki salah satu mata kuliah favorit selama berkuliah, Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara. Dalam mata kuliah tersebut, dia dibimbing langsung oleh KNKT untuk menyusun laporan hasil investigasi berdasarkan kasus nyata kecelakaan udara dan ikut merasakan prosedur mencari bukti dan alasan kejadian tersebut terjadi.
Selain mengikuti pelajaran, Sam ternyata juga aktif menjadi asisten praktikum di salah satu modul mata kuliah S1 Teknik Dirgantara serta menjadi asisten dosen yang bertugas untuk membuat kunci jawaban kuis/ujian dan membantu memeriksa jawaban mahasiswa.
Sam Maykel juga membantu FTMD dalam proyek digitalisasi perpustakaan di mana semua file dan dokumen tugas akhir, tesis, disertasi diubah menjadi format digital.
Ia pun berterima kasih kepada orang-orang terdekat yang berperan sebagai support system dalam menemani sepanjang perkuliahannya. Ia pun mengaku siap meniti karier di masa depan.
“Untuk yang masih berjuang menyelesaikan kuliahnya di ITB, semangat terus, jangan lupa berdoa, dan cari support system kalian agar kalian bisa melepaskan penat dan menghindari stres dan tekanan kuliah,” kata dia.
Editor: Puti Aini Yasmin